Minggu, 15 Dec 2019
radarkediri
icon featured
PERSIK KEDIRI
Sulut United 2 vs 2 Persik Kediri

Persik vs Sulut: Beginilah 4 Penalti di Stadion Klabat Manado

09 Agustus 2019, 19: 32: 29 WIB | editor : Adi Nugroho

taufiq persik kediri

MENTAL BAJA: Taufiq Febriyanto, gelandang pekerja keras Persik Kediri. (Didin Saputro - radarkediri.id)

Share this          

MANADO, JP Radar Kediri – Laga terakhir putaran pertama Liga 2 Persik Kediri berlangsung sengit. Target mencuri poin penuh melawan Sulut United tak bisa diraih. Macan Putih hanya mampu menahan imbang tuan rumah dengan skor akhir 2-2.

Dua gol yang tercipta adalah hasil tendangan penalti Dodi Alekvan Djin di awal babak pertama. Lalu, disusul gol yang dilancarkan Krisna Bayu Otto Kartika pada pertengahan babak kedua.

Pertandingan di Stadion Klabat Manado, kemarin sore, memang sengit. Bahkan, wasit memberi peluang total 4 penalti. Tuan rumah mendapat 3 kali kesempatan, sementara Persik 1 kali penalti.

Beruntung, dari 3 kali kesempatan itu, tuan rumah hanya bisa mengeksekusi dengan baik 2 kali saja. Sementara 1 kali penalti tak membuahkan gol. Sejak awal babak pertama, tuan rumah tampil menekan. Pada menit ke 5, penetrasi pemain sayap, Fajar Romansyah, dari sisi kanan pertahanan Persik menjadi awal yang buruk. Bola menyentuh pemain belakang Persik hingga wasit langsung menunjuk titik putih.

Namun eksekusi yang dilakukan striker Sulut United Eksel Runtukahu gagal. Bola yang ditendangnya membentur tiang gawang. Serangan balik langsung dilancarkan Persik. Di menit 9, striker Septian Bagaskara bisa merangsek dalam kotak penalti. Membuat bek tengah Bogor FC Sulut United Dion Mefahmi terpaksa melanggar top scorer Liga 3 2018 ini.

Wasit kembali meniup peluit dan menunjuk titik putih. Kali ini bek Persik Dody Alekvan Djin berhasil mengecoh kiper lawan hingga tercipta gol bagi Persik. Skor 1-0 mengawali pertandingan panas kemarin.

Di pertengahan babak pertama tuan rumah mencoba mengejar ketertinggalan. Striker Sulut United Eksel berhasil masuk ke area vital. Membuat kiper Persik Fajar Setya Jaya melawan dan menjatuhkannya di kotak terlarang. Penalti kedua bagi tuan rumah membuahkan hasil. Martinus Novianto mampu mengeksekusi dengan baik dan membuat skor 1-1 mewarnai jalannya babak pertama.

Memasuki babak kedua, pertandingan semakin memanas. Sejumlah pelanggaran terjadi. Di awal babak kedua, gelandang Persik Krisna Bayu  melepaskan tendangan menyusur tanah dari luar kotak pinalti. Tak disangka tendangan yang cukup jauh dari gawang tersebut membuahkan gol tambahan.

Tak ingin malu tertinggal 1 angka, Sulut United ngoyo bermain. Mereka terus melancarkan serangan hingga pemain belakang Persik melakukan pelanggaran dan menciptakan peluang penalti kali ketiga bagi tuan rumah. Gol pun tercipta membuat skor imbamg 2-2. Skor tersebut bertahan hingga wasit meniup peluit panjang akhir pertandingan.

Pelatih Budiardjo Thalib menyampaikan, pertandingan kemarin sudah membuktikan gaya bermain yang baik. "Dari awal kami datang dan saya sudah bilang ingin memperbaiki sepak bola Indonesia," katanya.

Dari pertandingan kemarin, Budiarjo menyebut bahwa permainan luar biasa telah ditunjukkan pemainnya. Sesuai janji sebelum pertandingan penampilan timnya mampu menghibur penonton. Hanya saja, peluang penalti yang diberikan pada tuan rumah merugikan Persik.

Meski mendapat skor imbang. Budiardjo menyatakan syukur. Ia berterima kasih pada seluruh pihak yang mendukung. "Terima kasih banyak sudah mendukung dan mendoakan yang terbaik bagi tim Persik," paparnya.

Sementara Pelatih Sulut United mengakui, pemainnya banyak yang terpancing emosi. Termasuk ketika kemelut saat terjadi pelanggaran. "Nanti kita akan lakukan evaluasi," ujarnya.

Ia menilai, pemainnya banyak yang masih muda dan sangat mudah tersulut emosi. Dengan hasil ini, Persik masih memimpin di puncak klasemen. Menunggu hasil pertandingan dua tim di bawahnya. Jika PSIM Jogjakarta dan Persewar menang, maka Persik bisa saja harus turun peringkat digeser dua tim yang masih menyisakan satu laga tersebut.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia