Kamis, 17 Oct 2019
radarkediri
icon featured
Politik

Harga Cabai di Kediri Mulai Turun

07 Agustus 2019, 18: 22: 53 WIB | editor : Adi Nugroho

cabai kediri

MASIH PEDAS: Titus menawarkan dagangan cabai rawitnya di lapak milik Erna, kakaknya, di Pasar Setonobetek, Kota Kediri kemarin. Harga komoditas ini mulai turun dan stoknya cukup memadai. (Iqbal Syahroni - radarkediri.id)

Share this          

KOTA, JP Radar Kediri – Meski mulai turun, harga rawit masih terbilang mahal. Penurunan harga terjadi beberapa terakhir. Stok di pasaran masih memadai.

“Turun semua, Mas, mulai dari rawit, merah, dan keriting. Tapi berbeda-beda harganya,” ujar Titus, 17, penjual cabai di Pasar Setonobetek, Kota Kediri, kemarin.

Di kedainya, ia menjual cabai rawit Rp 78 ribu per kilogram (kg)-nya. Menurutnya, itu sudah paling banyak turunnya. Sekitar satu minggu lalu, harga cabai rawit sempat tembus Rp 90 ribu per kg.

Selain cabai rawit, Titus mengatakan, harga jenis lainnya seperti cabai keriting dan cabai hijau pun turun. Harga cabai keriting menyentuh angka Rp 60 ribu dan cabai merah atau hijau Rp 65 ribu per kg. “Itu bisa berubah lagi,” kata Titus.

Dia menambahkan, perubahan harga tergantung kondisi yang berlaku di Pasar Grosir Buah dan Sayur Ngronggo. “Ya, karena memang ambilnya dari Ngronggo, karena di Ngronggo datang langsung dari petani,” terangnya.

Untuk stok, Titus mengaku, keseluruhan jenis cabai terbilang masih aman. Ia merasa bahwa penurunan harga terjadi karena hendak panen. Lia, 26, pembeli cabai di Pasar Setonobetek, mengatakan, penurunan harga cabai masih mahal. Meski begitu, para pembeli di pasar akan terus ada.

“Karena kan cabai salah satu yang diperlukan untuk bumbu memasak, saya rasa pasti ada aja yang beli,” imbuhnya.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia