Selasa, 19 Nov 2019
radarkediri
icon featured
Hukum & Kriminal

Tabrak Tembok, Nyawa Ayah dan Balitanya Melayang

01 Agustus 2019, 17: 51: 47 WIB | editor : Adi Nugroho

Kecelakaan Ngancar

Kecelakaan Ngancar (radarkediri.id)

Share this          

  NGANCAR, JP Radar Kediri – Baruna Narenda, 22, tewas setelah sepeda motor yang dikendarainya menabrak tembok. Laki-laki asal Desa Sempu, Kecamatan Ngancar ini meninggal di tempat kejadian perkara (TKP).

Tak sendiri saat kejadian, Baruna membonceng anak dan istrinya. Yakni Dandi Mahendar Pratama, 5, anaknya, dan Oktavia Mayangsari, 20, istrinya. Nahas menimpa Dandi. Balita ini tak mampu bertahan hidup. Ia meninggal dalam perjalanan menuju ke rumah sakit.

Sementara Oktavia yang dibonceng hingga kemarin, masih dirawat di rumah sakit (RS). Kecelakaan terjadi sekitar pukul 21.00,Senin (29/7), di Jalan Raya Pandantoyo, Desa Pandantoyo, Ngancar.

Semula motor Honda Vario AG 6333 OE dikendarai Baruna melaju dari Wates menuju Ngancar. Semula perjalanan lancar.

“Namun sampai TKP, motor yang dikendarai Baruna oleng ke kanan,” kata Kasihumas Polsek Ngancar Bripka Bara Bramantya.

Celaka, kendaraan itu menabrak tembok. Baruna terjatuh. Begitu pula dengan Dandi dan Oktavia. “Saat kami tiba di lokasi kejadian, kondisi korban masih tergeletak di tengah jalan,” ujar Bara.

Baruna mengalami luka di kepala dan meninggal di TKP. Dandi dan Oktavia tidak sadarkan diri. Oleh petugas langsung dilarikan ke RSUD Gambiran. Dandi yang luka di kepala akhirnya meninggal. Sementara Oktavia luka pada kaki kiri.

Untuk proses selanjutnya, barang bukti satu sepeda motor telah diamankan di mapolsek. Sementara itu, kejadian kecelakaan tersebut langsung dilimpahkan ke unit Laka Lantas Polres Kediri.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia