Sabtu, 25 Jan 2020
radarkediri
icon featured
Events

Info Haji Kediri: Ibadah Tak Terganggu Cuaca Ekstrem

22 Juli 2019, 18: 55: 03 WIB | editor : Adi Nugroho

ibadah haji

MULAI IBADAH: Sejumlah CJH asal Kota Kediri saat berada di pelataran Masjid Nabawi, Madinah. (Ayub Wahyu H. for radarkediri.id)

Share this          

  KEDIRI KOTA - Calon Jamaah Haji (CJH) Kloter 39 Kota Kediri telah sampai di Madinah. Tentu saja kegiatan padat akan menyambut mereka di awal ibadah, salah satunya adalah arbain atau salat berjamaah sejumlah 40 kali di Masjid Nabawi. Selama ibadah tersebut, jamaah diimbau agar tetap menjaga kesehatan. Terutama menghadapi cuaca ekstrem yang terjadi di Arab Saudi saat ini.

Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) Kantor Kemenag Kota Kediri Tjitjik Rahmawati menyampaikan, mulai kemarin jamaah telah telah melaksanakan arbain. “Insya Allah besok pagi (hari ini, Red) akan ziarah di sekitar Madinah,” katanya via pesan singkat whatsapp.

Menurut Tjitjik, kondisi seluruh jamaah dalam keadaan sehat. Termasuk sejumlah CJH yang dinyatakan sebagai jamaah khusus. Karena itu dia berharap keluarga CJH tak perlu terlalu khawatir. “Alhamdulilah jamaah kita di sini baik-baik saja, mohon doanya,” lanjut Tjitjik.

Yang perlu diwaspadai adalah kondisi cuaca. Menurutnya, cuaca di Madinah tak bisa diprediksi. Menjelang subuh, temperaturnya bisa 34 derajat celcius. “Tapi setelah subuh, (temperaturnya) berangsur naik, bahkan masuk duhur bisa mencapai 45 derajat celcius,” jelasnya.

Dia mengimbau agar jamaah mengantisipasi kondisi itu. Seperti tak keluar penginapan bila tak ada keperluan. Bila terpaksa keluar harus mengenakan alat pelindung. “Seperti maskerm alat semprot, menggunakan lotion, dan memakai sandal,” ingatnya, sembari menegaskan agar jamaah selalu minum air putih untuk mengantisipasi dehidrasi.

Salah seorang jamaah kloter 39 Ayub Wahyu Hidayatullah menyampaikan bahwa CJH kloter 39 Kota Kediri sangat bersemangat menjalankan ibadah di Masjid Nabawi. “Alhamdulillah hari ini (kemarin, Red) rombongan Kota Kediri dengan semangat dan perjuangan setelah hampir 3 jam berdesakan semuanya bisa salat dan berdoa di Raudah (makam Nabi, Red),” ujarnya.

Ayub menyebut bahwa mereka tiba di Madinah Sabtu pukul 03.00 pagi waktu setempat. Agenda utamanya mereka langsung menuju hotel. Untuk kloter 39 di bagi dalam 3 hotel dengan jumlah 363 jamaah di Hotel Grand Hawasem.

“Kegiatan pertama adalah salat Duhur berjamaah di Masjid Nabawi, sebagai kegiatan pertama arbain,” tukas jamaah yang juga anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kediri tersebut.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia