Rabu, 22 Jan 2020
radarkediri
icon featured
Politik

JNK Kaji Rest Area di Tol Nganjuk

Ditargetkan Bisa Mulai Dibangun Tahun Ini

22 Juli 2019, 15: 41: 25 WIB | editor : Adi Nugroho

rest area

SEMENTARA: Bangunan rest area darurat didirikan di sisi kanan dan kiri tol di Desa Banaranwetan, Bagor. Di lokasi tersebut nantinya akan dibangun rest area permanen. (Rekian - radarkediri.id)

Share this          

NGANJUK - Tol ruas Wilangan-Kertosono akan segera memiliki rest area permanen. Pasalnya, saat ini PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNK) tengah mencari investor untuk membangun salah satu sarana di tol tersebut.

          Untuk diketahui, saat ini tol ruas Wilangan-Kertosono memiliki rest area darurat di Desa Banaranwetan, Bagor. Pantauan koran ini,  rest area itu sedikitnya ada sekitar 10 warung. Mereka menjual berbagai jenis makanan.

          Jika di rest area permanen ada SPBU dan sarana umum lainnya, hal tersebut belum terlihat di sana. Meski dengan sarpras seadanya, sekitar pukul 13.00 kemarin, ada beberapa kendaraan yang beristirahat di sana.    

          Direktur Teknik PT JNK Mulyana Setiawan yang dikonfirmasi tentang rest area di Desa Banaranwetan mengatakan, bangunan di sana hanya bersifat darurat alias sementara. Rest area tersebut, menurut Mulyana awalnya hanya dioperasikan saat arus mudik dan balik Lebaran.

          Ke depan, semua warung yang ada di sana akan dibongkar. “Nanti rencananya akan didirikan rest area yang permanen,” tutur Mulyana kepada Jawa Pos Radar Nganjuk.

Kapan bangunan rest area permanen itu direalisasikan? Ditanya demikian, Mulyana menyebutkan, saat ini proyek tersebut tengah dalam kajian. Karenanya, dia belum bisa menyebutkan secara detail bentuk rest area ke depan.

Sebab, saat ini rencana pembangunan rest area permanen di sana masih dalam tahap detail engeneering design (DED). “Luas lahannya belum final,” lanjutnya.

          Pria yang murah senyum ini menuturkan, luas area rest area juga masih dimungkinkan bertambah. Sebab, selain sebagai tempat beristirahat, di sana nantiya akan dibangun  stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). “Luas areanya masih dibahas,” terangnya sembari menyebut luas lahan menyesuaikan dengan kebutuhan bangunan. 

          Mulyana menegaskan, PT JNK berupaya menarik investor agar bisa berinvestasi di sana. Di luar itu, menuturnya PT JNK juga memberi peluang kepada Pemkab Nganjuk untuk mempromosikan produk lokal dan hasil karya orang Nganjuk.

          “Tentu kami terbuka dengan pemda. Sampai sekarang kami terus membicarakan perkembangannya,” tutur Mulyana sembari menegaskan rest area akan jadi sarana untuk memasarkan produk lokal.

          Sementara itu, meski rencana pembangunan rest area masih di tahap DED, PT JNK menargetkan bisa merealisasikan proyek pada tahun ini. “Kalau bisa tahun ini direalisasikan. Berarti bangunan darurat itu akan dibongkar,” tegasnya.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia