Minggu, 25 Aug 2019
radarkediri
icon featured
Politik

Targetkan Relokasi Pedagang Minggu Depan

20 Juli 2019, 09: 51: 16 WIB | editor : Adi Nugroho

Pasar

SEGERA DIBANGUN: Para pedagang di Pasar Berbek masih menempati kios dan los lama. Disperindag menargetkan untuk merehab pasar bulan depan. (Anwar Bahar Basalamah - radarkediri.id)

Share this          

NGANJUK – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Nganjuk sudah menentukan tempat relokasi sementara pedagang di Pasar Berbek dan Sukomoro. Targetnya, minggu depan pedagang akan dipindahkan ke tempat baru. Sebab, proyek rehabilitasi akan dimulai awal bulan depan.

Kepala Bidang (Kabid) Pasar Disperindag Kabupaten Nganjuk Erfin Junaidi mengatakan, sudah mengecek tempat relokasi pedagang Pasar Berbek dan Sukomoro kemarin. Pihaknya menyiapkan tempat yang tidak jauh dari pasar induknya. “Hari ini (kemarin, Red), kami cek langsung lokasi,” ujar Erfin saat ditemui di Pasar Berbek kemarin.

Untuk Pasar Berbek, menurut Erfin, total ada 37 pedagang yang direlokasi. Rinciannya, 31 orang sudah mengantongi izin, sedangkan sisanya 6 pedagang belum memiliki izin. Saat proses rehab nanti, puluhan pedagang tersebut sementara akan dipindahkan ke pasar loak. “Lokasinya masih di dalam pasar (Berbek). Agak di belakang,” lanjutnya.

Sementara di Pasar Sukomoro, Erfin menjelaskan, jumlahnya sebanyak 58 pedagang. Sama seperti di Berbek, pemindahan pedagang masih di dalam pasar. “Kami relokasi ke pasar hewan. Sebelah timur pasar brambang,” lanjut mantan lurah Kedondong, Bagor ini.

Disperindag, jelas Erfin, mempertimbangkan banyak aspek terkait relokasi pedagang. Di antaranya, lokasi tidak jauh dari pasar induk. Pasalnya, rehab pasar memang hanya sebagian. Sehingga, pedagang tidak kehilangan konsumennya. “Kalau pindahkan terlalu jauh, dikhawatirkan sepi,” terangnya.

Kapan target relokasi pedagang? Erfin menyebut, Senin lusa (22/7), disperindag akan menggelar rapat. Sekaligus memberi sosialiasi kepada para pedagang. Yang pasti, minggu depan pedagang sudah direlokasi.

Apalagi, proyek pasar senilai Rp 2,654 miliar itu sudah selesai dilelang pada pertengahan Juli. Data dari layanan pengadaan secara elektronik (LPSE) Kabupaten Nganjuk, rekanan yang akan mengerjakan adalah CV Indrajaya Utama asal Surabaya.

Lebih jauh Erfin menuturkan, proyek rehab akan dimulai pada awal bulan depan. Karena itulah, sebelum rekanan mengawali pekerjaan, seluruh pedagang harus direlokasi. Untuk kebutuhan  tempat berjualan, disperindag membantu menyiapkan lapaknya. “Setelah proyek selesai, mereka kembali lagi ke tempat semula,” pungkasnya.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia