Jumat, 17 Jan 2020
radarkediri
icon featured
Politik

Kemenag Ingatkan agar Tak Terlambat

Bupati Novi Akan Lepas 745 CJH di Pendapa

17 Juli 2019, 13: 39: 38 WIB | editor : Adi Nugroho

Koper

BERANGKAT LEBIH DULU: Petugas Kemenag Nganjuk mengecek ratusan koper calon jamaah haji yang akan diberangkatkan ke asrama haji Sukolilo Kamis (18/7) pagi. (Anwar Bahar Basalamah - radarkediri.id)

Share this          

NGANJUK–Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Nganjuk meminta calon jamaah haji (CJH) tidak terlambat datang di Pendapa Pemkab Nganjuk. Dengan demikian, mereka bisa tiba di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, sesuai jadwal yang ditetapkan.

          Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kemenag Kabupaten Nganjuk Mohamad Afif Fauzi mengungkapkan, sesuai jadwal, CJH wajib kumpul di Pendapa Pemkab Nganjuk sekitar pukul 17.00. Baik CJH yang masuk kelompok terbang (kloter) 40 maupun 41. “Semuanya harus datang tepat waktu,” ujar Afif kepada Jawa Pos Radar Nganjuk.

          Dia mengungkapkan, kloter 40 dijadwalkan berkumpul di pendapa pada Kamis besok (18/7). Mereka dijadwalkan masuk asrama sekitar pukul 22.00. Sedangkan kloter 41 berangkat pada Jumat (19/7) dan tiba di asrama sekitar pukul 21.00.

          Meski CJH kloter pertama tiba lebih malam di asrama, Afif tetap meminta mereka datang sebelum magrib. Sehingga, sebelum dilepas Bupati Novi Rahman Hidhayat di pendapa besok, CJH bisa melaksanakan salat Magrib berjamaah. “Setelah Magrib bisa langsung berangkat,” tutur mantan kepala KUA Kecamatan Loceret ini.

          Begitu pula kloter di hari kedua. Mereka berangkat ke asrama setelah menunaikan salat. Dengan perjalanan Nganjuk-Surabaya sekitar 2 jam, rombongan CJH diperkirakan tiba di asrama sebelum pukul 21.00.

          Afif melanjutkan, masing-masing kloter dijadwalkan terbang ke Tanah Suci esok harinya. Yaitu, Jumat (19/7) dan Sabtu (20/7). Untuk kloter 40 sebanyak 445 orang, bertolak dari Juanda ke Madinah sekitar pukul 23.00. Adapun kloter 41 sebanyak 298 orang yang digabung dengan CJH asal Surabaya sebanyak 147 orang, dijadwalkan terbang ke Jeddah sekitar pukul 21.00. “Nanti ibadah diawali di Madinah dulu,” urainya.

          Sementara itu, untuk persiapan keberangkatan, sejak Senin lalu (15/7), seluruh CJH mengumpulkan koper haji. Sampai kemarin sore, menurut Afif semua koper sudah dikumpulkan di aula kantor kemenag di Jl Dermojoyo, Nganjuk.

          Afif menjelaskankan, kemenag akan mengecek ulang jumlah koper pada hari ini. Setelah dipastikan jumlahnya sesuai dengan CJH, koper akan dikirim ke asrama pada Kamis (18/7) dan Jumat (19/7). “Pagi hari kami kirim ke Surabaya. Kloter 40 di hari Kamis, sementara Jumat untuk kloter 41,” tandas pria asal Kelurahan Cangkringan, Kecamatan Nganjuk ini.

          Untuk diketahui, dari 745 CJH, sebanyak 484 orang masuk kelompok risiko tinggi (risti) terhadap gangguan kesehatan. Mereka yang risti diberi tanda warna oranye pada kartu kesehatan jamaah haji (KKJH). Kelompok yang mendapat tanda khusus itu mayoritas adalah CJH lanjut usia (lansia) di atas 60 tahun. Mereka juga pernah memiliki riwayat penyakit.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia