Minggu, 15 Dec 2019
radarkediri
icon featured
Events

Jadikan Museum Sebagai Magnet Wisata

Gelar Pameran Koleksi Tempo Doeloe

17 Juli 2019, 12: 08: 22 WIB | editor : Adi Nugroho

Museum

MAGNET WISATA: Wabup Marhaen Djumadi meresmikan pameran koleksi tempo doeloe di museum Anjuk Ladang dengan memukul gong didampingi Kadisparporabud Supiyanto (tiga dari kiri) dan S. Wahyuni (dua dari kanan). (Syahrul Andry - radarkediri.id)

Share this          

NGANJUK- Dinas Pariwisata, Kepemudaan, Olahraga dan Kebudayaan (Disparporabud) Nganjuk memiliki terobosan baru untuk mengenalkan museum dan peninggalan sejarah. Yaitu, dengan menggelar pameran koleksi tempo doeloe di area museum Anjuk Ladang. Acara tersebut sekaligus untuk menjadikan museum sebagai magnet wisata Kota Angin.

Kepala Disparporabud Nganjuk Supiyanto mengatakan, museum Anjuk Ladang memiliki koleksi yang cukup lengkap. Sehingga, dapat menjadi alternatif pilihan untuk berwisata. “Mengenal dan mempelajari sejarah Nganjuk dapat mengunjungi Museum Anjuk Ladang,” ujarnya pada pembukaan pameran, kemarin.

Untuk diketahui, pameran koleksi museum digelar selama tiga hari. Tepatnya sejak kemarin dan berakhir besok. Pameran dibuka oleh Wakil Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi. Pemukulan gong menjadi tanda seremonial pembukaan.

Museum

JEJAK SEJARAH: Wabup Marhaen (kemeja putih) berkeliling stan melihat benda purbakala bersama Supiyanto (tiga dari kiri) dan sejumlah pejabat. (Syahrul Andry - radarkediri.id)

Dalam sambutannya, ia mengapresiasi kegiatan itu. Menurutnya, Nganjuk memiliki sejarah yang sangat panjang. Sehingga, perlu untuk dikenang. “Baik anak-anak maupun orang tua silakan datang ke museum. Banyak peninggalan sejarah masa lalu yang dapat dipelajari,” ungkap pria yang akrab disapa Kang Marhaen ini.

Untuk diketahui, pengisi stan pameran adalah beberapa museum dari daerah sekitar Nganjuk. Ada pula pecinta benda kuno dan antik, hingga beberapa komunitas pegiat sejarah Kota Angin.

Selain pameran, digelar pula beberapa perlombaan yang diikuti siswa usia sekolah. Seperti mewarnai, menggambar hingga cerdas cermat. Ada pula perlombaan video blog atau vlog dan lomba foto. Masyarakat dapat mengunjungi area museum Anjuk Ladang untuk menikmati peninggalan sejarah maupun budaya leluhur. “Ayo datang ke museum, dan belajar sejarah Nganjuk,” ajak Piyanto.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia