Selasa, 21 Jan 2020
radarkediri
icon featured
Politik

Giliran Hutan Ngetos yang Dilalap Api

Tanaman Jati Seluas 3,5 Hektare Terbakar

16 Juli 2019, 10: 42: 06 WIB | editor : Adi Nugroho

Kebakaran

ALAT SEADANYA: Tim BPBD dan warga memadamkan api yang melalap hutan jati di Ngetos dengan menggunakan dahan. Sebagian membuat ilaran agar api tak merembet ke lokasi lain. (BPBD Nganjuk for radarkediri.id)

Share this          

NGANJUK- Kebakatan hutan di Kabupaten Nganjuk meluas. Setelah api menghanguskan 5,5 hektare hutan di Desa Sudimoroharjo, Wilangan, dan Desa Ngadiboyo, Rejoso, kemarin giliran hutan di Kecamatan Ngetos yang terbakar. Tanaman jati seluas 3,5 hektare pun hangus dilalap si jago merah.

          Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nganjuk Hendro Djoko Soedarsono melalui Plt Kedaruratan dan Logistik Agus Sulistiyono mengungkapkan, hingga tadi malam BPBD melihat ada titik api baru di bagian selatan hutan Ngetos”Titik api baru itu terpantau lewat hot spot (satelit, Red),” ujar Agus sembari menyebut tim BPBD masih terus melakukan patroli.

          Lebih jauh Agus mengungkapkan, patroli dilakukan setelah BPBD bersama forum desa tanggap bencana (Destana) di Desa Oro-Oro Ombo, Kecamatan Ngetos berhasil memadamkan api di hutan produksi itu tadi malam. “Sebelumnya, di sana hutan yang terbakar seluas sekitar satu hektare,” lanjut Agus sembari menyebut pemadaman hanya menggunakan peralatan seadanya.

          Selain di Desa Oro-Oro Ombo, kebakaran hutan juga terjadi di Desa Kuncir, Ngetos. Yaitu, di petak 184 b dan petak 182 Badong, di wilayah Badan Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Berbek, Resor Pemangkuan Hutan (RPH) Suwaru, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Nganjuk.

          Khusus untuk petak 184 btotal ada dua hektare tanaman jati yang terbakar. Adapun di petak 182 Badong, luas yang terbakar sekitar 0,5 hektare. “Karena kebakaran di dua titik, kami bagi personel menjadi dua saat proses pemadaman,” tandas Agus.

          Agus bersyukur, pada pukul 21.00 Minggu (14/7) malam lalu kebakaran di tiga lokasi tersebut bisa dipadamkan secara keseluruhan. Karenanya, tadi malam mereka fokus mengecek satu titik lokasi kebakaran baru di wilayah selatan Ngetos, tersebut. “Masih diasesmen anggota,” tandasnya.

          Seperti diberitakan, sebelumnya hutan jati seluas 5,5 hektare di wilayah Wilangan dan Rejoso juga terbakar. Hutan diduga terbakar akibat ulah oknum tak bertanggung jawab.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia