Minggu, 25 Aug 2019
radarkediri
icon featured
PERSIK KEDIRI

Selektif, Persik Tak Asal Pilih Kiper di Setiap Laga

10 Juli 2019, 13: 01: 18 WIB | editor : Adi Nugroho

persik kediri kiper

GIAT BERLATIH: Penjaga Gawang Persik Fajar Setya menjalani latihan rutin dengan pelatih Wahyudi, di Stadion Brawijaya. (Didin Saputro - radarkediri.id)

Share this          

KEDIRI KOTA - Pelatih Kiper Persik Kediri Wahyudi memastikan tak menganakemaskan salah satu dari tiga penjaga gawang yang diasuhnya. Pernyataan ini muncul seiring kerapnya salah satu kiper Persik, Syaiful Amar, dimainkan. Wahyudi menilai semua kipernya memiliki kesempatan yang sama.

“Di sini semua saya anggap sama. Tiga kiper saya tidak ada yang namanya persaingan dan semua sama-sama rekan kerja,” kata Wahyudi.

Meski sejauh ini porsi laga bertanding ketiga pemain bisa dibilang tak sama, namun Wahyudi memastikan itu sebagai salah satu strategi. “Termasuk saat nanti tur ke Balikpapan dan Samarinda juga bisa lain penjaga kiper yang saya turunkan,” jelasnya.

Tentu saja penurunan pelatih ini atas koordinasi antarpelatih dan pengurus tim. Terutama saat akan menjalani laga. Wahyudi pun juga perlu strategi untuk menurunkan siapa yang lebih cocok di laga tersebut. Apapun keputusannya, mereka harus tetap bermain maksimal.

Memang dalam 4 pertandingan selama ini Syaiful Amar lah yang lebih sering digunakan, disamping Fajar Setya Jaya dan Junaedi. Junaedi sejauh ini dari empat pertandingan hanya sekali masuk line up. Yakni saat melawan PSBS Biak. Itu pun mantan kiper Persenga Ngawi tersebut sebagai kiper cadangan.

“Yang jelas Amar dulu pernah di PSIS Semarang. Dan Fajar jadi cadangannya Amar,” jelas Wahyudi.

Sementara untuk Junaedi yang musim lalu bergabung di tim Liga 3, menurutnya itu tak menjadi masalah. Bahkan beberapa pertandingan uji coba Wahyudi melihatnya juga bermain bagus. “Mungkin dia hanya tunggu waktu saja kapan saya mainkan,” paparnya.

Wahyudi menegaskan bahwa ketiga kipernya memiliki kemampuan dan kualitas yang sama. Hanya saja untuk setiap pertandingan harus butuh strategi dan rotasi. Termasuk ia juga mengaku melihat kondisi kiper sebelum pertandingan dilaksanakan. “Saya kira untuk Amar masih ada kesempatan untuk main lagi,” tukasnya.

Disinggung selalu kemasukan gol di tiga pertandingan terakhir, Wahyudi menjelaskan bahwa tak semua murni kesalahan kiper. Namun yang menjadi catatannya adalah kesalahan Fajar Setya saat kebobolan di laga melawan PSIM Jogjakarta. Setelah itu, ia harus menurunkan mantan kiper Persiba Balikpapan itu di bangku cadangan.

“Ya itu bukti kalau tidak ada kiper anak emas. Jadi siapa yang salah harus siap di bangku cadangan atau bahkan tidak menggunakan kostum. Itu agar mereka bisa berpikir untuk tidak melakukan kesalahan lagi,” tegasnya.

Secara teknis, Wahyudi telah mengakui kemampuan ketiga kiper tersebut. Sejauh ini mereka benar-benar bekerja keras dalam berlatih. Bahkan hingga pekan ke-5 ini, semua kipernya dalam keadaan yang prima. Dalam setiap sesi latihan ia selalu menggunakan metode yang keras dalam menggembleng ketiga anak asuhnya tersebut. Tentu saja dengan harapan bisa bekerja keras untuk selalu sigap dalam menjaga gawang Macan Putih.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia