Minggu, 15 Dec 2019
radarkediri
icon featured
PERSIK KEDIRI
Persis Solo 1 vs 1 Persik Kediri

Persik Raih Hasil Seri karena Kurang Beruntung

08 Juli 2019, 16: 56: 34 WIB | editor : Adi Nugroho

persis vs persik

BELUM BERUNTUNG: Adi Eko Jayanto saat melawan Persis Solo di Stadion Wilis Madiun. (Didin Saputro - radarkediri.id)

Share this          

  MADIUN KOTA -  Bermain apik saja belum cukup bagi skuad Macan Putih Persik. Butuh satu lagi faktor agar mereka bisa membawa pulang hasil maksimal. Yaitu faktor keberuntungan.

Faktor unluck itulah yang dijadikan alasan pelatih Budiardjo Thalib menyusul hasil imbang 1-1 dengan tuan rumah Persis Solo kemarin. Meskipun mempertontonkan permainan yang enak dilihat, Persik hanya bisa mencuri satu angka dalam pertandingan di Stadion Wilis Madiun itu.

"Memang sedikit kurang puas. Faktor luck (keberuntungan, Red) yang membuat kami harus berbagi poin satu sama. Sebenarnya kemenangan di depan mata," ucap Budiardjo.

Kekecewaan pelatih asal Makassar ini dipicu oleh lenyapnya peluang kemenangan yang sudah di depan mata. Apalagi, di babak kedua mereka punya banyak peluang untuk menambah pundi-pundi gol.

Meskipun demikian Budiardjo tetap bersyukur atas hasil kemarin. Dia memuji anak asuhnya yang sudah bermain luar biasa. Ia mengaku dirinya tidak berarti apa-apa. Karena yang bermain bagus adalah pemain. "Pemain saya yang bagus. Bisa mencerna dan menerjemahkan instruksi pelatih," pujinya.

Jalannya laga kemarin relatif sengit. Persik sempat memimpin satu angka di pertengahan babak kedua. Hasil tandukan Septian Satria Bagaskara di menit 74. Sayangnya, keunggulan itu hanya bertahan 9 menit saja. Setelah tendangan striker Persis Dimas Galih Gumilang bisa menjebol gawang Persik yang dijaga Syaiful Amar.

Ritme permainan kedua tim di babak kedua sangat berbeda dengan babak pertama. Meski bermain saling serang sejak menit awal, di babak pertama minim peluang. Justru pelanggaran yang kerap terjadi. Baik pelanggaran dari Persik maupun Persis. Setidaknya 4 kartu kuning harus dikeluarkan wasit Choirudin. Dibagi rata untuk kedua tim.

Peluang mulai diperoleh Persik pada pertengahan babak pertama. Saat Ibrahim Sanjaya jatuh karena dilanggar. Eksekusi bola mati itu sayangnya tak mampu dimanfaatkan oleh Galih Akbar. Dia tak bisa memanfaatkan umpan melalui si tendangan roket Risna Prahalabenta.

Tak berselang lama, justru pemain Persik yang ganti melanggar. Kartu kuning harus diberikan kepada Risna saat menjatuhkan pemain depan Persis tepat di depan kotak 16. Kesempatan Persis untuk menyelesaikan bola mati yang dilancarkan kapten Tegar Hening Pangustu tak berjalan mulus. Bola yang ditendangnya membentur tembok pertahanan Persik.

Di akhir babak pertama, Persik mendapat peluang bagus melalui tendangan pojok. Sebenarnya Arief Yanggi mampu menanduk bola dengan baik. Sayang, masih membentur mistar gawang.

Di babak kedua, permainan kedua tim semakin keras. Beberapa kali sempat terjadi kemelut di depan gawang. Pertandingan pun diwarnai beberapa pelanggaran.

Di babak ini Persik banyak mendapat peluang bagus. Beberapa kali Bagas dkk mendapat kesempatan sepak pojok. Termasuk satu-satunya gol yang diperoleh Persik melalui umpan tendangan pojok dari kapten Faris Aditama. Yang mampu dieksekusi sang Top Skor Liga 3 2018 Bagas dengan baik.

Gemuruh stadion pun semakin membuncah, ribuan Persikmania yang datang semakin bersemangat meneriakkan yel-yel dukungan kepada tim kebanggaan mereka.

Sayang, di pertengahan babak kedua justru Persik harus kecolongan. Setelah pemain depan Persis melakukan crossing hingga berhasil membobol gawang Amar. Skor 1-1 pun bertahan hingga pelit panjang wasit dibunyikan.

 Pemain Persik Ibrahim Sanjaya merasa bersyukur atas capaian kemarin. Ia berterimakasih kepada teman-temannya yang telah bermain dengan kerja sama bagus. "Hasil ini bisa sebagai motivasi kami bermain lebih bagus ke depan. Kami juga terimakasih kepada ribuan suporter yang datang untuk mendukung kami," tukasnya.

Pelatih Kepala Persis Agus Yuwono mengatakan, hasil imbang kemarin akibat mental pemain yang masih kurang mantap. Padahal ini merupakan pertandingan kandang pertamanya. Meski memperoleh hasil tidak memuaskan dia tetap bersyukur. Dan akan melakukan perbaikan pada sisi psikologis pemain.

“Harapannya memang kami menang. Tapi dengan skor 1-1 itu harus kami syukuri. Karena anak-anak main di kandang malah beban sendiri. Tugas kami dan manajemen untuk mengembalikan mental pemain,” tuturnya.

Ia menyebut, melawan Persik bukan hal yang mudah. Agus Yowono mengaku Persik adalah tim yang bagus di grup Timur ini. Dengan hasil teraebut, Persik pun masih menduduki posisi teratas klasemen sementara Grup Timur Liga 2 dengan torehan 8 Poin.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia