Sabtu, 25 Jan 2020
radarkediri
icon featured
Politik

NUN Rendah Bisa Ujian Perbaikan

05 Juli 2019, 16: 26: 36 WIB | editor : Adi Nugroho

ujian perbaikan

SERIUS: Siswa SMKN 2 Kediri saat mengikuti UNBK. Mereka dapat memperbaiki nilainya dengan ikut UNP. (Didin Saputro - radarkediri.id)

Share this          

 KEDIRI KOTA – Lulusan SMA sederajat diberi kesempatan memperbaiki nilai ujian nasional berbasis komputer (UNBK). Terutama yang angkanya di bawah 55. Pendaftaran ujian nasional perbaikan (UNP) telah dibuka sejak 1 Juli 2019.

“Kami beri kesempatan peserta didik yang lulus tahun pelajaran 2017/2018 dan 2018/2019 yang nilainya masih kurang dari atau sama dengan 55,” kata Kasi SMK Cabang Dinas Pendidikan (Cabdispendik) Jatim Wilayah Kediri Sidik Purnomo.

Selain yang di bawah 55, ia mengungkapkan, pemerintah juga memberi kesempatan bagi yang nilai di atasnya namun ingin memperbaiki agar bisa masuk perguruan tinggi negeri. Dengan catatan, ada bukti dari perguruan tinggi bersangkutan yang mensyaratkan capaian nilai dengan kriteria nilai tertentu.

“Misalkan nilai matematika di perguruan tinggi A harus sekian, atau kalau masuk di Fakultas Kedokteran nilai biologinya harus sekian. Nah itu juga bisa. Tetapi dia harus menunjukkan bukti, baik formulir atau brosur yang mensyaratkan itu,” tegas Sidik.

Terkait pendaftaran UNP ini, ia menyebut, dibuka pada sekolah yang telah ditentukan cabdispendik. Di wilayah kota, bisa di SMAN 1 dan SMKN 1 Kediri. Sementara wilayah kabupaten, SMAN 1 Pare dan SMK Canda Bhirawa Pare.

“Nanti mereka bisa datang dan menentukan sendiri sesi dan mata pelajaran apa saja yang dipilih untuk diperbaiki nilainya,” jelas Sidik.

Kesempatan ini hanya berlaku dua tahun setelah lulus. Sidik mengingatkan, meski nilai ujian nasional (NUN) tak mempengaruhi kelulusan, namun sangat penting. Seperti untuk syarat bekerja di perusahaan yang memiliki kriteria nilai bagus dan masuk perguruan tinggi yang diinginkan.

Untuk diketahui, UNP ini bisa diikuti dari jenjang peserta UN tahun pelajaran 2017/2018 atau 2018/2019 pada jenjang SMA/MA, SMK/MAK sederajat dan program Paket C/Ulya yang belum memenuhi kriteria pencapaian kompetensi lulusan yang ditetapkan, yakni nilai UN kurang dari atau sama dengan 55,00. Pelaksanaannya pada 27 hingga 30 Juli 2019.

Persentase NUN Siswa di Bawah 55 di Jatim 

Tahun Pelajaran          Jenjang                Presentase

2017/2018                     SMK                    78,88%

                                      SMA                    85,30%

                                      MA                       96,34%

2018/2019                     SMK                    75,42%

                                      SMA                    52,29%

                                      MA                       76,43%

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia