Selasa, 19 Nov 2019
radarkediri
icon featured
Politik

Politeknik Kediri Resmi Jadi PSDKU Polinema

Pemkot Serahkan Aset ke Kemenristekdikti

03 Juli 2019, 09: 29: 22 WIB | editor : Adi Nugroho

wali kota kediri

LAMA DAN BARU: Mantan Wali Kota Kediri Maschut (kanan) membubuhkan tanda tangan saat penyerahan aset kemarin. Disaksikan Wali Kota Kediri Abu Bakar (kiri). (Didin Saputro - radarkediri.id)

Share this          

 KEDIRI KOTA - Harapan Kota Tahu memiliki politeknik negeri bakal segera terwujud. Pasalnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri telah menyerahkan sepenuhnya aset Politeknik Kediri kepada Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) RI kemarin (1/7). Penyerahan tersebut sekaligus menjadikan Politeknik (Poltek) Kediri sebagai Program Studi di luar Kampus Utama (PSDKU) Politeknik Negeri Malang (Polinema).

Dalam sambutannya, Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar menyampaikan perjuangan dan perjalanan panjang saat proses mengajukan Politeknik Kediri menjadi perguruan tinggi negeri. Termasuk penelitian dengan beberapa tim saat pertama kali ia menjabat.

“Kami meneliti tentang Kota Kediri dan masa depannya. Ternyata di Kota Kediri ada potensi yang sangat menonjol. Yaitu perdagangan, jasa dan pendidikan,” kata Mas Abu.

Karena potensi pendidikan itulah, pemkot mulai melakukan penataan ulang Kota Kediri untuk mengambil segmen bidang pendidikan. Target utama pemkot adalah untuk mengembangkan dan memajukan bidang pendidikan di Kota Kediri. “Salah satunya membuat Poltek Kediri menjadi negeri dan membangun Universitas Brawijaya,” sebutnya.

Lebih lanjut, Abu mengatakan bahwa gagasan peralihan status Poltek Kediri menjadi negeri sudah ada sejak lama. Ia berharap, perubahan status tersebut akan membawa dampak positif bagi kemaslahatan masyarakat Kota Kediri. “Saya mengucapkan terima kasih atas dedikasi Poltek Kediri karena selama ini sudah menorehkan prestasi yang sangat luar biasa,” tandasnya.

Abu berharap, setelah menjadi negeri nanti poltek bisa mencetak bibit unggul yang benar-benar membawa nama baik bangsa Indonesia. Dari sisi pemerintah, juga berharap mendapatkan manfaat.Yaitu menaikkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Kediri yang semakin meningkat.

Sementara, Sekjen Kemenristekdikti Prof Ainun Na’im mengungkapkan, Kemenristekdikti selama ini memiliki kebijakan untuk menyederhanakan kelembagaan perguruan tinggi di Indonesia. Di mana jumlah perguruan tinggi di Indonesia yang sekarang jumlahnya mencapai 4.500 dirasa kurang efisien. Sehingga perlu dilakukan penggabungan beberapa perguruan tinggi menjadi satu agar lebih produktif.

“Alhamdulilah hari ini (kemarin, Red) kita serahkan Politeknik Kediri ke Politeknik Negeri Malang. Dengan demikian Politeknik di Kediri ini menjadi sebuah lembaga pendidikan tinggi atau politeknik milik Negara Republik Indonesia,” paparnya.

Sehingga, lanjut Ainun, mahasiswa Poltek Kediri saat ini resmi menjadi mahasiswa Politeknik Negeri Malang. Kemudian prodinya dan akreditasinya tetap. Sementara untuk dosen bisa bertambah dari dosen Politeknik Negeri Malang.

“Dosen-dosen yang ada sekarang tetap bekerja sebagai dosen di Poltek Kediri dan mereka mungkin juga bisa mengajar di Malang,” ujarnya.

Ainun menerangkan, manfaat kenaikan status tersebut untuk masyarakat Kediri dan sekitarnya. Tidak menutup kemungkinan seperti halnya perguruan- perguruan tinggi lainnya, akan mendatangkan mahasiswa dari segala penjuru tanah air.

Serah terima aset Pemkot Kediri kepada Kemenristekdikti dan pembukaan PSDKU Polinema di Kota Kediri kemarin ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima fasilitas. Sekaligus penyerahan SDM dari Yayasan Pendidikan Tinggi Joyoboyo kepada Kemenristekdikti. Dilanjutkan dengan penandatanganan alih status Politeknik Kediri dan Penandatanganan pernyataan bertanggungjawab penyelenggaraan PSDKU Politeknik Negeri Malang di Kota Kediri serta penyerahan SK PSDKU Politeknik Negeri Malang di Kediri.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Dewan Pembina Yayasan Pendidikan Tinggi Joyoboyo, Achmad Maschut mengatakan, setelah perjuangannya selama 10 tahun, ia bersyukur karena bisa menyaksikan serah terima  Politeknik Kediri ke Polinema. Mantan Wali Kota Kediri ini juga berharap, PSDKU Polinema di Kota Kediri nantinya bisa berkembang menjadi lebih baik lagi terutama dari segi sumberdaya manusia (SDM)-nya. “Sudah lama saya ingin di Kota Kediri ini ada perguruan tinggi negeri,” pungkasnya.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia