Minggu, 19 Jan 2020
radarkediri
icon featured
Ekonomi

Perusahaan Minta Peternak Menunda Panen Ayam

01 Juli 2019, 21: 57: 20 WIB | editor : Adi Nugroho

ayam harga

DI ANTARA AYAM: Irwanto mengecek kondisi ayam broiler miliknya di kandang yang berada di Dusun Karanglo, Desa Ngampel, Kecamatan Papar. (Andhika Attar - radarkediri.id)

Share this          

KEDIRI KABUPATEN - Jebloknya harga ayam broiler mulai diwaspadai para peternak kemitraan. Mereka khawatir rusaknya harga bakal berlangsung lama. Yang bisa berpengaruh terhadap harga ayam kelompok kemitraan ini.

Berdasarkan informasi dari para peternak yang terlibat dalam kemitraan, perusahaan mitra juga memperhatikan serius kondisi saat ini. Termasuk meminta peternak yang menjadi mitra perusahaan tersebut agar menunda panen.

“Bukan menjadi perhatian lagi, setiap ada pertemuan pasti yang dibahas ya tentang harganya (yang turun) itu,” aku Irwanto, salah seorang peternak kemitraan.

Lelaki yang kandang ayamnya berada di Dusun Karanglo, Desa Ngampel, Kecamatan Papar ini mengaku khawatir dengan kondisi saat ini. Apalagi bila harga rendah ini bertahan hingga satu atau bahkan dua bulan ke depan. Sebab, jika tetap seperti ini perusahaan mitra juga bisa gulung tikar. Terutamayang menengah ke bawah.  

Perusahaan yang menjadi mitra peternak, menurut Irwanto, memang ada dua macam. Yang berskala besar dan menengah. Yang besar biasanya telah memiliki jaringan luas. Sehingga daya tahannya masih lama. Sementara yang berskala menengah ke bawah, jaringannya belum sekuat yang besar. Dan perusahaan seperti ini masih gampang terpengaruh dengan kondisi harga seperti sekarang.

Irwanto mengaku perusahaan mitra yang menjadi naungannya tergolong perusahaan besar. Namun, bukan berarti mereka tak khawatir. Tetap saja perusahaan mitra itu waspada dengan kondisi pasar saat ini.

Salah satu efek nyata yang dirasakan Irwan sebagai peternak mitra adalah pihaknya diminta oleh perusahaan untuk menunda panen. “Sekarang ini sebenarnya sudah waktunya panen (di) kandang saya. Tetapi harus ditunda beberapa hari lagi. Menunggu ada arahan dan kemungkinan harga stabil kembali,” terangnya sembari menyeruput kopi.

Menjadi peternak mitra perusahaan diakui Irwan  memiliki banyak keuntungan. Harga jualnya sudah pasti. Yaitu berdasarkan kontak awal dengan perusahaan mitra.

Peternak yang  juga tinggal di Desa Ngampel ini memiliki 2 ribu ekor ayam saat ini. Dia terikat kontrak awal dengan harga jual Rp 18 ribu per kilogramnya. Karena itu dengan harga yang sedang turun ini, secara pribadi Irwan belum terdampak langsung. Berbeda dengan peternak mandiri yang bakal merugi ketika harga turun. Namun untung besar ketika harga terjadi sebaliknya.

Nasib Irwan juga jauh lebih beruntung dibandingkan dengan peternak mandiri. Ia masih dapat mengisi dan beternak ayam di kandangnya. Meskipun harus menunda masa panen. Sedangkan peternak mandiri bahkan sampai tidak berani mengisi dan beternak untuk sementara waktu.

Kondisi itu diamini oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri Tutik Purwaningsih. “Peternak (mandiri) yang panen ayamnya sebelum bulan Juni cenderung memilih untuk tidak mengisi kandang dahulu. Kalau yang jatah panennya di bulan ini, mereka mencoba untuk menunda panen. Sembari menunggu harga stabil kembali,” terang perempuan berkacamata tersebut kepada Jawa Pos Radar Kediri.

Untuk diketahui, harga ayam broiler dari peternak masih beragam antara Rp 7 ribu – Rp 10 ribu per kg. Bahkan, sempat ada yang mencapai Rp 6 ribu per kg. Meskipun begitu harga ayam broiler ini di pasaran masih relatif tinggi. Yakni berada pada kisaran harga Rp 22 ribu – Rp 23 ribu per kg.

Plus-Minus Peternak Mitra dan Mandiri

Peternak Mandiri

Kelebihan:

1.     Dapat mengatur pola panen dan isi sendiri.

2.     Bila harga ayam tinggi, keuntungan melimpah.

Kelemahan:

1.     Tidak begitu memiliki nilai tawar di pasaran.

2.     Bila harga ayam anjlok akan rugi besar.

Peternak Kemitraan

Kelebihan:

1.     Segala kebutuhan sudah ada kerjasama dengan perusahaan. Peternak tinggal fokus mengurus ternak.

2.     Tidak terpengaruh harga pasaran. Peternak mitra sudah memiliki kontrak tetap dengan perusahaan.

Kekurangan:

1.     Ketika harga naik, keuntungan tidak terlalu besar. Namun, biasanya ada bonus dari selisih keuntungan.

2.     Masa panen ditentukan oleh perusahaan.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia