Kamis, 12 Dec 2019
radarkediri
icon featured
Politik

Cabut Berkas, Pindah ke Sekolah Lain

Siswa Bergeser ke Sekolah yang Belum Penuh

29 Juni 2019, 11: 31: 26 WIB | editor : Adi Nugroho

PPDB

PANTAU PPDB: Kepala Dinas Pendidikan Moh. Yasin meninggalkan SMPN Satu Atap Lengkong usai mengecek PPDB yang berlangsung di sana. Meski pagu tak penuh, dia memotivasi sekolah untuk tetap melakukan pembelajaran. (Sri Utami - radarkediri.id)

Share this          

NGANJUK–Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Nganjuk memprediksi pergeseran pendaftar dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) SMP, akan terjadi hari ini. Hal tersebut menyusul pengumuman jalur prestasi yang dilakukan kemarin. Siswa yang tidak diterima, dipastikan akan mendaftar ke sekolah lain yang memiliki peluang lebih baik.

          Kabid Pendidikan Dasar (Dikdas) Disdik Kabupaten Nganjuk Suroto mengatakan, lalu-lintas siswa di hari kelima PPDB SMP kemarin belum terlihat signifikan. Sebab, sekolah baru mengumumkan siswa yang diterima dari jalur prestasi. Sehingga, ada sebagian siswa yang tersisih di jalur tersebut. “Ada beberapa sekolah yang jumlah pendaftarnya (jalur prestasi) melebihi kuota,” ujar Suroto.

          Di Kecamatan Nganjuk, ada tiga SMPN yang jumlah pendaftra jalur prestasinya melebihi pagu. Yakni, SMPN 2, 3 dan 4. Dari tiga sekolah tersebut, SMPN 4 yang paling banyak membuang siswa. Dari kuota jalur prestasi sebanyak 43 siswa, ada pendaftar 131 anak. Sehingga, ada 88 anak yang dipastikan terlempar.

          Sedangkan di SMPN 2 Nganjuk ada 41 anak yang terlempar dari jalur prestasi. Selebihnya, ada belasan siswa yang tersisih dari pendaftaran jalur prestasi. Seperti di SMPN 1 Gondang, SMPN 2 Tanjunganom, SMPN 1 Rejoso dan SMPN 1 Prambon.

          Melihat fakta itulah, Suroto yakin hari ini akan ada banyak siswa yang mencabut berkas. Selanjutnya, mereka bisa mendaftar ke sekolah lain melalui jalur zonasi. Karena itulah, pihaknya memperkirakan pergeseran jumlah pendaftar akan terjadi mulai hari ini. “Besok (hari ini, Red) sepertinya ramai lalu-lintas pendaftar,” terangnya.

          Apalagi, selain siswa dari jalur prestasi, sebagian anak yang sudah mendaftar dari jalur zonasi juga tersingkir. Pasalnya, posisi mereka berada di luar pagi akibat jarak rumah dengan sekolah yang relatif jauh.

          Suroto meminta, siswa yang ingin mendaftar lewat jalur zonasi harus jeli memilih sekolah. Pertimbangan utamanya adalah jarak rumah dengan sekolah. Meski sebelumnya mendaftar lewat jalur prestasi, siswa harus memiliki surat keterangan zona yang ditandatangani kepala SD. “Tetap yang dipertimbangkan untuk memilih sekolah adalah jarak rumah terdekat. Karena peluangnya lebih besar diterima,” tandas mantan kepala SMPN 2 Ngronggot ini.

          Seperti hari sebelumnya, pendaftaran PPDB hari ini dibuka sesuai jam kerja. Sekolah akan membuka pelayanan sekitar pukul 07.00. Kemudian pendaftaran ditutup sekitar pukul 12.00. “Setelah itu sekolah mengumumkan perankingan,” tuturnya sembari menyebut pendaftaran terakhir akan dibuka pada Senin (1/7). Calon siswa bisa mendaftar hingga pukul 12.00.

          Data yang dihimpun Jawa Pos Radar Nganjuk, sebanyak 33 sekolah belum bisa memenuhi pagu sampai kemarin. Termasuk di antaranya SMP Negeri Satu Atap (Satap). Dari lima lembaga, hanya SMPN Satap Loceret yang memenuhi pagu sebanyak 32 siswa. Sedangkan, SMPN Satap Rejoso dengan siswa paling minim sebanyak 12 siswa.

Jumlah pendaftar di SMPN Satap yang minim itu jadi perhatian Kepala Dinas Pendidikan Nganjuk Moh. Yasin. Kemarin, dia mengecek SMPN Satap Lengkong. Sekolah yang terletak di Desa Ngepung itu hanya memiliki 16 siswa. “Sudah tidak bisa bertambah lagi,” ujar Yasin yang kemarin disambut oleh Kepala SMPN Satap Lengkong Wuri Astuti.

Meski jumlah siswanya minim, Yasin memotivasi pihak sekolah untuk tetap melaksanakan pembelajaran seperti biasanya. Sebab, sekolah yang terletak di daerah terpencil itu memang didirikan untuk mewadahi agar warga yang terletak di daerah paling utara Nganjuk itu bisa bersekolah. “Tidak apa-apa pagunya tidak penuh,” tandas Yasin yang kemarin juga mengecek sejumlah fasilitas di SMPN Satap Lengkong.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia