Kamis, 12 Dec 2019
radarkediri
icon featured
Politik

SMP Pinggiran Tunggu Limpahan

Masih Kekurangan Siswa di Hari Kedua PPDB

27 Juni 2019, 10: 55: 19 WIB | editor : Adi Nugroho

PPDB

SEPI: Salah satu siswa mendaftar di SMPN 1 Berbek, kemarin. Agar pagu di sekolah tersebut penuh, panitia PPDB menunggu limpahan siswa yang tidak diterima dari sekolah lain. (Anwar Bahar Basalamah - radarkediri.id)

Share this          

NGANJUK–Jumlah pendaftar di puluhan SMP negeri di Kabupaten Nganjuk tidak merata. Jika sekolah favorit dibanjiri pendaftar, beberapa SMP negeri pinggiran masih kekurangan siswa. Untuk memenuhi pagu, mereka menunggu limpahan siswa dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) SMP.

Kabid Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Nganjuk Suroto mengatakan, di hari kedua PPDB kemarin, sejumlah SMP pinggiran belum memenuhi pagu. Baik kuota jalur zonasi, prestasi maupun perpindahan orang tua. “Masih banyak yang kekurangan siswa,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Nganjuk.

Suroto menyebut, beberapa SMPN yang kekurangan siswa adalah SMPN 3 Bagor, SMPN 2 Berbek, SMPN 2 Patianrowo, SMPN 4 Kertosono dan SMPN 2 Prambon. Ada pula SMPN 7 Nganjuk, SMPN 2 Ngetos, SMPN 2 Jatikalen dan SMPN 2 Baron.

Untuk sekolah yang kekurangan pendaftar, menurut Suroto mereka bisa membuka pendaftaran jalur prestasi dan perpindahan orang tua sampai hari ini. Sedangkan, jalur zonasi baru ditutup pada 1 Juli. “Pendaftaran zonasi masih lama,” terang mantan kepala SMPN 2 Ngronggot ini.

Meski demikian, melihat lalu-lintas pendaftar di beberapa sekolah, menurut Suroto mayoritas siswa sudah mendaftar di hari pertama dan kedua. Hal itu terlihat dari melimpahnya pendaftar di sejumlah SMP yang dianggap favorit.

Dari laporan yang diterima disdik, sekolah yang sudah terpenuhi pagu di antaranya adalah SMPN 1 Nganjuk, SMPN 2 Nganjuk, SMPN 3 Nganjuk, SMPN 1 Rejoso. Kemudian, SMPN 4 Nganjuk, SMPN 1 Bagor, SMPN 1 Kertosono, dan SMPN 1 Patianrowo.

Dari delapan sekolah tersebut, dipastikan ada ribuan siswa yang bakal tersisih dari persaingan jalur zonasi dan prestasi. Suroto mengatakan, siswa yang tidak diterima bisa mendaftar ke SMP pinggiran yang belum memenuhi pagu. “(Sekolah yang pagunya belum penuh, Red) Akan menerima limpahan murid. Tetapi masih tetap dalam satu zona yang sama,” tandasnya.

Terpisah, Kepala SMPN 2 Berbek Isbandi mengatakan, dari pagu sebanyak 192 siswa, jumlah pendaftar di sekolahnya sebanyak 109 anak. Rinciannya, sebanyak 105 siswa melalui jalur zonasi dan 4 anak jalur prestasi nilai ujian nasional (NUN).

Untuk kekurangan pagu, Isbandi membenarkan jika pihaknya menunggu limpahan murid dari SMPN 6 Nganjuk dan SMPN 1 Berbek. Sebab, kedua sekolah tersebut relatif dekat dengan SMPN 2 Berbek. “Rata-rata domisili siswa berada di sekitar Berbek,” tuturnya.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia