Jumat, 17 Jan 2020
radarkediri
icon featured
Show Case

Benih Jagung P27 Gajah LumiGEN Favorit Petani

Tanaman Lebih Tahan Bulai, Hasil Panenan Naik

26 Juni 2019, 13: 42: 30 WIB | editor : Adi Nugroho

Jagung

BIBIT UNGGUL: Perwakilan dari Corveta Agriscience memberi penjelasan tentang benih jagung P27 Gajah LumiGEN dalam expo di Desa Waung, Baron, kemarin. (Syahrul Andry - radarkediri.id)

Share this          

NGANJUK–Sejak diluncurkan akhir 2010 lalu, benih jagung hibrida P27 Gajah LumiGEN menjadi pilihan favorit petani. Sebab, benih jagung ini memiliki karakteristik yang diinginkan petani jagung. Seperti lebih tahan bulai, batang dan buah yang besar, akar yang kokoh dan menjadikan hasil panen meningkat dua kali lipat.

Sebagai perusahaan pertanian terkemuka, Corteva Agriscience menggelar expo di Kota Angin pada Senin (24/6) dan Selasa (26/6) lalu. Tujuannya, untuk semakin mengenalkan P27 Gajah LumiGEN kepada para petani.

District Sales Manager Corteva Agriscience Wilayah Jawa Timur Joko Jatmiko mengatakan, benih jagung hibrida P27 Gajah LumiGEN telah tersedia di toko dan kios pertanian seluruh Jatim. Jelang musim tanam yang akan datang, ia berharap petani mengetahui paket teknologi dan terlengkap dari Corteva Agriscience.

Jagung

FAVORIT PETANI: Petani memperhatikan jagung P27 Gajah LumiGEN yang bertongkol besar, akar kuat dan tahan terhadap bulai, dalam expo kemarin. (Ahmad Syaifudin - radarkediri.id)

“Tidak salah kiranya petani memilih benih jagung hibrida P27 Gajah LumiGEN untuk ditanam. Karena keunggulannya telah terbukti. Selain tahan bulai, akar yang kuat juga batang dan buah yang besar. Sehingga hasil panen meningkat dua kali lipat,” ujarnya sembari menyebutkan keunggulan benih yang akrab disebut petani jagung gajah ini.

Untuk dietahui, expo digelar di area persawahan Desa Waung, Baron. Di sana, Corteva Agriscience mengundang seribu petani untuk lebih mengenal P27 Gajah LumiGEN. Ribuan petani tersebut berasal dari wilayah Nganjuk, Jombang hingga Kediri.

Para petani pun menyambut antusias expo tersebut. Sebab, dikemas dengan cara yang berbeda. Yakni dengan sistem field trip atau tour di area persawahan jagung setempat.

Di sana, para petani berhenti di empat lokasi berbeda. Pertama, petani diberi penjelasan awal tentang benih jagung hibrida P27 Gajah LumiGEN. Di lokasi kedua, petani mendapat materi tentang perlakukan dan hasil awal P27 Gajah LumiGEN dibanding benih dari produk lain.

Selanjutnya, di lokasi ketiga, petani mendapat penjelasan perbandingan hasil panen dari benih P27 Gajah LumiGEN dengan produk lain. Termasuk, perbandingan bobot, batang hingga kualitas jagung yang dihasilkan.

Terakhir, para petani mendapat kesempatan untuk tanya jawab bersama narasumber. Termasuk, cara pemberian pupuk hingga perlakuan P27 Gajah LumiGEN agar mendapat hasil yang maksimal.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia