Rabu, 17 Jul 2019
radarkediri
icon featured
Politik

Belasan Perwira Polres Nganjuk Dimutasi

AKP Yogi ke Polres Mojokerto

25 Juni 2019, 15: 08: 35 WIB | editor : Adi Nugroho

Mutasi

(Grafis : Nakula Agie Sada - radarkediri.id)

Share this          

NGANJUK-Gerbong mutasi di Polres Nganjuk akan segera bergerak. Sesuai telegram rahasia (TR) Kapolda Jatim No. ST/1209/VI/KEP/2019, ada 13 perwira yang akan menduduki jabatan baru. Mereka merupakan kepala satuan (kasat), kepala unit (kanit) dan beberapa jabatan lainnya.

Kapolres Nganjuk AKBP Dewa Nyoman Nanta Wiranta yang dikonfirmasi tentang TR berisi mutasi belasan perwira di Polres Nganjuk membenarkannya. “Mutasi akan digelar awal Juli. Setelah tanggal 1 Juli,” ujar orang nomor satu di Polres Nganjuk itu.  

Data yang dihimpun koran ini menyebutkan, Kasatreskrim AKP Yogi Ardi Khristanto dan Kasatreskoba AKP Sumadi masuk dalam gerbong mutasi tersebut. Yogi akan menempati jabatan baru sebagai kasatreskoba Polres Mojokerto. Sedangkan Sumadi menduduki jabatan sebagai kasubbagbinops bagops Polres Nganjuk.

Jabatan Sumadi akan diisi Iptu Pujo Santoso yang sebelumnya menjabat kanitreskrim Polsek Warujayeng. Sedangkan posisi kasatreskrim yang ditinggalkan Yogi, akan diduduki Iptu Nikolas Bagas Yudhi Kurniawan yang sebelumnya menjabat kaur panwal spripim Polda Jatim.

Selain dua jabatan kasat, ada beberapa kepala kepolisian sektor (kapolsek) yang bergeser. Di antaranya, Kapolsek Pace AKP Pramono yang akan menjabat sebagai kapolsek Lengkong. Dia mengisi jabatan yang ditinggalkan AKP Tommi Hermanto.

Dalam TR tersebut, Tommi akan menduduki jabatan baru sebagai kapolsek Bagor. Dia menggantikan AKP Glengsong Priyanto yang dimutasi menjadi wakil kepala Polsek Nganjuk Kota.

Ada pula Kanitreskrim Polsek Nganjuk Kota Iptu Roni Andrias yang dipromosikan sebagai kapolsek Ngluyu. Dia mengisi jabatan yang ditinggalkan AKP Yamto. Dalam TR itu, AKP Yamto akan menduduki jabatan sebagai wakil kepala Polsek Kertosono (mutasi selengkapnya, lihat tabel).

Terkait mutasi yang akan digelar awal Juli nanti, Dewa menyebut hal itu merupakan bagian dari manajemen sumber daya manusia (SDM). Selain untuk penyegaran organisasi, mutasi juga untuk pengembangan karir. “Mereka yang mendapat promosi dan tugas baru harus siap bekerja,” terang Dewa sembari meminta para perwira segera beradaptasi.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia