Rabu, 11 Dec 2019
radarkediri
icon featured
Politik

Pagu SMP Favorit Penuh

Hari Pertama, Pendaftar Lebih Dari 350 Siswa

25 Juni 2019, 14: 48: 26 WIB | editor : Adi Nugroho

PPDB

MANDIRI: Anak-anak antre mengisi formulir pendaftaran di meja yang disiapkan panitia PPDB SMPN 2 Nganjuk. Di hari pertama ada ratusan pendaftar yang siap berebut kursi. (Anwar Bahar Basalamah - radarkediri.id)

Share this          

NGANJUK–Sejumlah sekolah yang dianggap favorit dibanjiri pendaftar di hari pertama penerimaan peserta didik baru (PPDB) SMP, kemarin. Bahkan, beberapa SMP negeri sudah memenuhi pagu jalur zonasi. Karenanya, ratusan siswa dipastikan bakal tersisih dari jalur tersebut.

          Seperti yang terjadi di SMPN 1 Nganjuk. Di hari pertama kemarin, pendaftar jalur zonasi dan prestasi sudah penuh. “Pagu sudah penuh,” ujar Ketua PPDB SMPN 1 Nganjuk Samsudin.

          Lebih jauh Samsudin mengungkapkan, dengan pagu sebesar 288 siswa, total pendaftar sebanyak 307 siswa. Rinciannya, pendaftar jalur prestasi 50 orang. Padahal, kuota jalur ini hanya 43 siswa.

Adapun pendaftar jalur zonasi sebanyak 250 anak. Padahal, kuota zonasi di salah satu SMP favorit di Nganjuk ini hanya 230. “Hanya jalur perpindahan orang tua yang belum ada pendaftar,” lanjut guru olahraga ini.

Meski sudah penuh sejak kemarin Samsudin memprediksi jumlah pendaftar di sekolahnya masih bisa bertambah. Penambahan tersebut otomatis akan berpengaruh terhadap perankingan calon siswa di jalur zonasi.

Sementara itu, seperti halnya SMPN 1 Nganjuk, SMPN 2 Nganjuk juga diserbu pendaftar. Ketua PPDB SMPN 2 Eko Hadi Purnomo mengatakan, dari pagu sekolah 288 siswa, jumlah pendaftar di hari pertama kemarin sebanyak 352 anak. “Pendaftar melebihi pagu,” ungkap Eko.

Dari jumlah pendaftar itu, Eko memerinci, pendaftar jalur prestasi sebanyak 13 siswa. Kemudian, jalur zonasi sebanyak 339 siswa. Sedangkan jalur perpindahan orang tua belum ada pendaftar. “Jalur zonasi sudah melebihi kuota. Jalur prestasi yang belum,” lanjut guru matematika ini.

          Dengan kuota 80 persen, menurut Eko jalur zonasi di sekolahnya sebanyak 230 siswa. Dengan demikian, untuk sementara, ada 109 siswa yang bakal tersisih dari persaingan jalur tersebut. Sementara, jalur prestasi dan perpindahan orang tua masing-masing kuotanya sebanyak 43 dan 15 siswa.

          Eko mengungkapkan, PPDB jalur prestasi masih dibuka sampai Rabu besok (26/6). Pihaknya berharap, jumlah pendaftarnya memenuhi kuota yang ditentukan sebesar 15 persen. Jika kuota tidak terpenuhi, sekolah akan mengambil jatah dari jalur zonasi.

          Seperti halnya di SMPN 1 Nganjuk, posisi perankingan siswa di jalur zonasi masih bisa berubah setiap hari. Apalagi, pendaftaran jalur tersebut masih dibuka hingga 1 Juli nanti. Untuk menentukan urutan posisi siswa dalam pendaftaran, sekolah mempertimbangkan jarak rumah dengan sekolah. “Besok (hari ini, Red) sepertinya masih banyak yang mendaftar,” terang Eko.

          Eko melanjutkan, pendaftaran PPDB di sekolahnya dibuka sekitar pukul 07.30 dan ditutup pukul 12.00. Namun sebelum pendaftaran dibuka sesuai jadwal, sejumlah calon siswa bersama orang tuanya sudah mengantre untuk mengambil formulir pendaftaran. “Biasanya hari pertama memang paling banyak,” tegasnya.

          Untuk mengetahui posisi siswa, menurut Eko sekolah akan memasang pengumuman setiap hari. Pengumuman itu berisi informasi perankingan jalur zonasi berdasarkan jarak rumah. Semakin dekat jarak rumah siswa dengan sekolah, peluang diterima semakin besar.

          Dengan informasi yang di-update setiap hari, calon siswa bisa memantau posisi mereka. Sehingga, ketika mengetahui posisi rankingnya terlempar dari kuota, mereka sewaktu-waktu bisa mencabut berkas dan mendaftar ke sekolah lain.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia