Rabu, 13 Nov 2019
radarkediri
icon featured
Politik

Kuota Zonasi Jadi 80 Persen

PPDB SMP Dibuka Hari Ini

24 Juni 2019, 15: 15: 24 WIB | editor : Adi Nugroho

PPDB

SIAP BUKA PPDB: SMPN 3 Nganjuk di Jl Veteran menjadi salah satu jujukan siswa dalam penerimaan peserta didik baru. Bersama puluhan SMPN lain, mereka membuka pendaftaran hari ini. (Anwar Bahar Basalamah - radarkediri.id)

Share this          

NGANJUK – Pendaftaran peneriamaan peserta didik baru (PPDB) SMP di Nganjuk dibuka pagi ini. Setelah turunnya surat edaran (SE) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), kuota jalur prestasi ditambah menjadi 15 persen. Sedangkan zonasi berkurang menjadi 80 persen.

          Sebelumnya, dalam petunjuk teknis (juknis) PPDB SMP, kuota jalur zonasi sebesar 90 persen. Sementara, jalur prestasi dan perpindahan orang tua masing-masing sebesar 5 persen.

          Kabid Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Nganjuk Suroto mengatakan, SE No.3/2019 tentang PPDB itu baru diterima kemarin. Setelah itu, disdik langsung mengubah peraturan terkait dengan kuota di masing-masing jalur pendaftaran. “Kami langsung sampaikan ke SMP. Hanya perubahan kuota. Yang lain tidak berubah,” ujar  Suroto kepada Jawa Pos Radar Nganjuk.

          Dengan kuota 15 persen, Suroto mengungkapkan, jalur prestasi dibagi menjadi dua kategori. Yakni, sebesar 10 persen untuk prestasi akademik dan lima persen nonakademik. “Kalau nonakademik tidak terpenuhi, sekolah bisa mengambil kuota jalur prestasi akademik,” lanjut mantan kepala SMPN 2 Ngronggot ini.

          Untuk perpindahan orang tua, terangnya, kuotanya tetap lima persen. Jalur tersebut bisa ditempuh oleh siswa yang mengikuti orang tuanya berpindah tugas serta kuota untuk anak guru dan pegawai di sekolah tujuan. “Untuk zonasi peraturannya sama,” bebernya.

          Suroto menjelaskan, pendaftaran PPDB SMP dimulai pagi ini. Karena berlangsung offline, calon siswa datang langsung ke sekolah tujuan. Setiap anak hanya boleh mendaftar satu SMP negeri. “Pelayanan pendaftaran dibuka sekitar pukul 07.30,” urai Suroto.

          Saat mendaftar, menurut Suroto, setiap calon siswa wajib menbawa surat keterangan zona. Surat tersebut berisi tentang jarak rumah dengan sekolah. Selain itu, mereka juga tetap membawa kartu keluarga (KK). Baik salinan maupun asli.

          Persyaratan lain yang harus dipenuhi adalah surat keterangan lulus (SKL) dan lampiran nilai ujian sekolah berstandar nasional (USBN) SD. Suroto menyebut, siswa juga wajib menyerahkan rapor ke panitia PPDB. “Rapor untuk menghindari siswa mendaftar di dua sekolah,” tandas pria asal Tarokan, Kabupaten Kediri ini.

          Lebih jauh Suroto menuturkan, disdik sudah meminta setiap SMP untuk memberi update informasi tentang perankingan siswa. Sehingga, setiap hari siswa bisa memantau posisinya di sekolah tujuan.

          Dengan informasi tersebut, siswa yang posisinya berada di bawah, sewaktu-waktu bisa segera mencabut berkas. Kemudian, yang bersangkutan bisa mendaftar ke sekolah lain yang peluangnya lebih besar untuk diterima. “Jadi berkas bisa dicabut sewaktu-waktu tanpa menunggu pengumuman akhir,” tegasnya.

          Untuk diketahui, pendaftaran jalur zonasi dibuka selama 8 hari, 24 Juni – 1 Juli. Sedangkan jalur prestasi dan perpindahan orang tua, waktunya lebih pendek selama 3 hari, yakni 24 – 26 Juni.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia