Selasa, 23 Jul 2019
radarkediri
icon featured
Politik

Akhir Pekan, Perempatan Mengkreng Macet

Arus Tersendat karena Ada Dua Kendaraan Mogok

24 Juni 2019, 15: 11: 45 WIB | editor : Adi Nugroho

Macet

PADAT: Arus lalu lintas di perempatan Mengkreng hingga perempatan lampu merah Kertosono kemarin siang sempat macet. Situasi kembali normal kemarin sore. (Rekian - radarkediri.id)

Share this          

NGANJUK-Kepadatan arus lalu lintas kembali terjadi kemarin. Bahkan, perempatan Mengkreng hingga perempatan lampu merah Kertosono macet sekitar pukul 12.30. Terutama untuk jalur timur ke barat.

          Kasatlantas Polres Nganjuk AKP AM. Ridho Ariefianto melalui Kanit Dikyasa Ipda Herry Buntoro yang dikonfirmasi tentang kemacetan di sana mengungkapkan, kepadatan kendaraan sudah terjadi sebelum masuk perempatan Mengkreng. “Kendaraan mulai padat dari Jombang,” ujar perwira berkacamata ini.

          Penumpukan kendaraan dari sana, lanjut Herry, dipicu adanya kendaraan yang mogok di dekat rel kereta api (KA) Jombang. Kepadatan arus di sebelah utara Kertosono itu, menurut Herry berimbas pada kepadatan arus di Kertosono.

Apalagi, kasus kendaraan mogok tidak hanya terjadi di Jombang. Peristiwa serupa juga ditemui di dekat lampu merah Kertosono. Di sana ada truk gandeng yang mengalami kerusakan.

          Butuh waktu selama empat jam untuk menuntaskan perbaikan kendaraan yang rusak tersebut. “Selain jumlah kendaraan yang padat di akhir pekan, penumpukan kendaraan terjadi karena ada truk yang mogok ini,” lanjut Herry.

          Meski terjadi kepadatan arus di jalur nasional tersebut, menurut Herry polisi tidak melakukan pengalihan arus. Alasannya, begitu lepas dari perempatan Kertosono, kendaraan bisa terurai lewat traffic light.

          Diakui Herry, selain dipicu adanya kendaraan yang mogok, kemacetan di perempatan Mengkreng kemarin terjadi karena ruas jalan arteri dari Mengkreng ke lampu merah Kertosono terlalu sempit. “Padahal, saat weekend atau hari libur itu jumlah kendaraan bertambah signifikan,” tuturnya sembari menyebut penumpukan kendaraan hanya pada jam-jam tertentu saja.

          Khusus kemarin, menurut Herry kepadatan arus terjadi sejak pukul 13.30 hingga pukul 16.30. Selebihnya, arus lalu lintas kembali lancar. Termasuk arus di sepanjang jalur Surabaya-Solo. Mulai Wilangan hingga Kertosono.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia