Senin, 16 Dec 2019
radarkediri
icon featured
Hukum & Kriminal

Peralatan Proyek CRBC Dicuri

Dilakukan Malam Hari, Pelaku Merusak Pintu

24 Juni 2019, 14: 22: 20 WIB | editor : Adi Nugroho

Dicuri

OLAH TKP : Kapolsek Sukomoro AKP Gendut Wisoko mengecek ekskavator yang sebagian alatnya dicuri di Desa Kedungsuko, Kamis lalu (21/6). (Rekian - radarkediri.id)

Share this          

NGANJUK- Aksi pencurian terjadi di Desa Kedungsuko, Kecamatan Sukomoro, Kamis lalu (21/6). Beraksi pada malam hari, pencuri mencuri sejumlah peralatan proyek milik China Road and Bridge Corporation (CRBC). Yakni satu buah monitor dan elektrik ekskavator senilai Rp 80 juta. Saat ini, kasusnya ditangani Polsek Sukomoro.

Menurut Kapolsek Sukomoro AKP Gendut Wisoko, kejadian dilaporkan Jumat pagi lalu (21/6). Peristiwa pertama kali diketahui oleh Dedi Hermanto, 31, warga Desa Kedungsuko, Kecamatan Sukomoro. “Dia (Dedi Hermanto, Red) merupakan operator ekskavator,” kata Gendut.

Sehari sebelumnya, Kamis (21/6), Dedi baru saja mengoperasikan ekskavator tersebut. Dia berhenti sekitar pukul 17.30. Setelah itu, Dedi langsung pulang ke rumahnya. Sebelum ekskavatornya ditinggal pulang, Dedi mengunci pintunya.

Keesokan harinya, Dedi mendatangi ekskavator yang akan  dioperasikan. Setiba di lokasi, dia melihat pintu alat berat yang akan dioperasikannya sudah terbuka. Ketika dicek, ada barang yang hilang. Mengetahui hal itu, dia  melaporkan kepada kepala satpam Wawan Irianto, 38, asal Desa Kedungsuko, Kecamatan Sukomoro.

Saat mereka melakukan pengecekan bersama-sama, peralatan ekskavator yang hilang adalah monitor dan elektriknya. Setelah dilakukan pencarian di sekitar lokasi dan hasilnya nihil, mereka lalu melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sukomoro.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menduga pelaku sudah lama mengincar barang yang dicuri tersebut. Pasalnya, tidak hanya pintu ekskavator yang rusak, di dalamnya juga terdapat kerusakan lain seperti kabel terputus dan baut-bautnya juga lepas. “Butuh waktu yang cukup lama untuk mengambil barang tersebut,” lanjut Gendut.

Karena itu, polisi menduga pelaku sengaja menunggu saat korban lengah dan tertidur. Saat itulah pelaku bisa melakukan aksinya dengan leluasa. Peristiwa itu masuk pencurian dengan pemberatan. Selain melakukan perusakan, aksi kejahatan dilakukan malam hari. “Beberapa baut yang ada di lokasi kami amankan untuk barang bukti,” tambahnya.

Atas kejadian tersebut, polsek juga berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Nganjuk untuk mencari pelakunya. Pencurian monitor elektrik dan monitor ini bukan kejadian pertama di wilayah Nganjuk. Sebelumnya aksi pencurian alat ekskavator ini juga pernah terjadi di wilayah Kecamatan Jatikalen. Hingga kini, para pelakunya belum terungkap.

Atas kejadian itu, polisi mengimbau warga agar lebih waspada dan berhati-hati. Kejadian yang sama bisa terulang bila pemilik atau operator alat beratnya lengah. Bagi pekerja proyek, alat beratnya wajib dijaga. Gendut meminta agar tidak meninggalkan ekskavatornya begitu saja tanpa penjagaan.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia