Sabtu, 25 Jan 2020
radarkediri
icon featured
PERSIK KEDIRI

Amuk Macan Putih di Laga Pembuka

23 Juni 2019, 21: 10: 23 WIB | editor : Adi Nugroho

persik kediri vs psbs biak

NYARIS GOL: Gelandang Persik Galih Akbar (ungu) gagal melewati hadangan penjaga gawang PSBS Yusak Sammuel dalam pertandingan di Stadion Brawijaya kemarin sore. Persik akhirnya menang dengan skor 4-0. (Andhika Attar - radarkediri.id)

Share this          

KEDIRI KOTA - Hasil kurang menggembirakan sepanjang persiapan sebelum Liga 2, sepertinya, menjadi pelajaran berharga skuad Macan Putih. Insiden pergantian pelatih di ‘menit-menit’ akhir jelang kompetisi bergulir justru menggelorakan semangat mereka. Dan itu bermuara pada hasil di laga pembuka Liga 2 di Stadion Brawijaya kemarin sore. Persik melibas lawannya, PSBS Biak. Skornya pun tergolong telak. 4-0!

Kombinasi permainan menyerang dan bertahan yang sama baiknya ditunjukkan penggawa Macan Putih. Hasil akhir sudah menunjukkan akurasi penilaian itu. Tajam di depan, dan kukuh di belakang.

Hasil positif tersebut langsung ditanggapi oleh pelatih kepala Persik Kediri Budiarjo Thalib. Pelatih yang masih dalam hitungan hari menukangi tim ini mengaku sangat bangga dengan kerja keras yang ditunjukkan anak didiknya.

“Para pemain menunjukkan kepintarannya. Dari segi permainan dan hasil, tentu saya sangat puas,” ungkap Budiarjo saat diwawancarai  Jawa Pos Radar Kediri usai pertandingan.

Salah satu aktor kemenangan Persik Kediri adalah Iqmal Nur Samsu. Pemain dengan nomor punggung 79 tersebut mencetak brace ke gawang Yusak Sammuel Redjauw, kiper PSBS Biak. Iqmal mencetak gol kedua dan ketiga dalam pertandingan tersebut. Kedua gol tersebut lahir pada menit ke-11 dan 23.

Sementara itu, gol pertama dan terakhir Persik disumbangkan oleh Risna Prahalabenta dan Septian Satria Bagaskara. Risna mencetak gol pertama Persik pada menit ke-7. Sedangkan Bagas menutup pesta gol pada menit ke-88.

Selain peluang yang berbuah manis tersebut, beberapa percobaan Persik lainnya pun sempat membuat jantung Persikmania berhenti sesaat. Sayangnya, beberapa peluang matang di depan bibir gawang PSBS Biak gagal dikonversi menjadi gol.

Tim tamu bukannya tanpa peluang, penetrasi yang mereka lakukan dari sektor sayap beberapa kali merepotkan pemain belakang Persik. Hanya saja trio bek Dodi, Ibrahim dan Risna berhasil meredam percobaan serangan tersebut. Memang, dalam pertandingan tersebut serangan yang dibangun oleh pemain PSBS Biak nampak selalu berhasil dipatahkan.

Budiarjo menegaskan bahwa pihaknya memang telah memantau permainan lawannya tersebut. Ia mengaku mengetahui bahwa persiapan yang dilakukan PSBS Biak sangatlah minim. “Kami pun memanfaatkan kekurangan tersebut,” akunya.

Sang pelatih juga menginstruksikan para pemainnya untuk memulai penyerangan dari kedua pemain sayap mereka. Bola lambung dan umpan-umpan silang pun menjadi pesan khusus yang ditugaskan kepada para pemain untuk membongkar pertahanan lawan.

Terutama karena Bagas, sang striker memiliki keunggulan dalam bola-bola atas. Terbukti, dari beberapa umpan silang yang dikirim, beberapa kali kiper lawan mengalami kesulitan untuk mengantisipasinya dengan sempurna.

Lebih lanjut, Budiarjo memastikan bahwa untuk pertandingan-pertandingan yang lainnya, strategi yang ia siapkan kemungkinan berbeda. Ia akan menyesuaikan kebutuhan dan lawan dari timnya.

Sementara itu, Pelatih PSBS Biak Slamet Riadi pun mengakui bahwa persiapan yang dilakukan timnya memang masih sangat singkat. “Persiapan kami memang belum maksimal. Ada beberapa hal yang melatarbelakangi hal itu,” ungkap Slamet.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia