Selasa, 23 Jul 2019
radarkediri
icon featured
Hukum & Kriminal

Berdalih Cari Kantong, Bawa Kabur Rp 4 Juta

Tukar Uang, Karyawan Apotek Panggung Tertipu

21 Juni 2019, 10: 55: 11 WIB | editor : Adi Nugroho

Penipuan

KUMPULKAN BUKTI: Anggota Polsek Rejoso memeriksa saksi kasus penipuan dengan modus penukaran uang receh, kemarin. (Polsek Rejoso for radarkediri.id)

Share this          

NGANJUK-Niat Ayu Lestari, 20, untuk menukarkan uang receh berujung pada kasus penipuan. Perempuan asal Desa Wengkal, Rejoso itu kehilangan uang Rp 4 juta yang hendak ditukar. Ini setelah uang tersebut dibawa kabur pria tak dikenal yang sebelumnya mengaku memiliki banyak uang receh.

Data yang dihimpun koran ini menyebutkan, penipuan itu terjadi sekitar pukul 14.00 Rabu (19/6) lalu. Awalnya, Ayu yang bekerja di apotek Panggung Farma Rejoso didatangi oleh pria tak dikenal. Kepada Ayu, pria berbadan besar itu menawarkan untuk menukarkan uang receh miliknya. “Korban menyepakatinya,” kata Kapolsek Rejoso AKP Burhanudin. 

Karena sedang membutuhkan uang receh untuk transaksi di apotek, Ayu sepakat menukarkan uang Rp 4 juta. Dia juga mengiyakan saat diajak bertemu di SPBU Desa Musirlor, Rejoso pada Rabu lalu.

Sekitar pukul 14.00, Ayu tiba di SPBU Rejoso. Pria yang memakai motor Honda Beat bernopol S 3309 LG itu juga ada di lokasi tersebut. Tanpa banyak pembicaraan, Ayu langsung menyerahkan uang Rp 4 juta yang hendak ditukar.

Tetapi, pria yang identitasnya tidak diketahui itu tidak langsung menyerahkan uang receh miliknya. “Pelaku berdalih tidak membawa kantong plastik untuk tempat uang receh,” lanjut Burhan.

Kepada Ayu, dia pamit hendak membeli kantong plastik. Ayu yang tidak curiga juga langsung mengiyakan. Saat itu, Ayu meminya M. Iwan, 15, keponakannya untuk ikut naik motor milik pria tersebut.

Selanjutnya, Iwan diajak ke Desa Musirkidul, Rejoso. Bukannya membeli kantong plastik, pelaku meminta Iwan turun di pinggir jalan. Kali ini, alasannya dia harus menjemput temannya dan meminta Iwan menunggu.

Rupanya, setelah ditunggu selama 10 menit, pria tersebut tak kunjung muncul. Dia langsung menghubungi Ayu dan menceritakan kejadian yang dialaminya. “Korban menyusul, lalu saksi menceritakan apa telah ia alami bersama pria yang tidak dikenal tersebut,” terang perwira dengan pangkat tiga balok di pundak itu.

Merasa menjadi korban penipuan, Ayu lantas melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Rejoso. “Kami masih menyelidiki kasus ini dengan meminta keterangan para saksi,” tegas Burhan.

Akibat aksinya, pelaku bisa dijerat dengan pasal 378 KUHP tentang penipuan. Atas kejadian tersebut, Burhan mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya dengan orang yang baru dikenal. “Kasus ini jadi pelajaran bagi semua agar lebih berhati-hati,” tandas Burhan.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia