Selasa, 19 Nov 2019
radarkediri
icon featured
Ekonomi

Permintaan Stabil, Harga Cabai Merah Turun

20 Juni 2019, 16: 18: 37 WIB | editor : Adi Nugroho

cabai kediri

MERAH PEDAS: Pedagang di Pasar Grosir Ngronggo, memilah cabai di kiosnya. Harga cabai merah cenderung turun dalam beberapa hari terakhir. (Iqbal Syahroni - radarkediri.id)

Share this          

KEDIRI KOTA – Harga cabai merah terus mengalami penurunan sejak Lebaran lalu. Setelah sempat di kisaran harga Rp 38 ribu per kilogram, kini harga komoditas tersebut berkisar Rp 35 kilogram per kilonya.

Namun, harga tersebut adalah patokan di Pasar Grosir Ngronggo. Pasar tempat para pedagang kulakan. Karena itu, di tingkat pasar yang lebih kecil atau eceran, harganya masih di atas patokan tersebut.

Ridu, 40, pedagang di Pasar Grosir Sayur dan Buah Ngronggo, mengakui soal penurunan harga itu. Lelaki itu menjual cabai merah di kiosnya seharga Rp 35 per kilogram. “Harga turun sejak dari pemasok ke sini,” jelas Ridu.

Ridu mengatakan, cabai yang dijual di lapaknya berasal dari petani di Sragen, Jawa Tengah. Dalam mengambil untung, dia mengaku tidak banyak. Hanya sekitar rp 500 hingga Rp 2 ribu per kilo. “Tergantung dari jumlah pembelian,” akunya.

Dia mengaku sejak Lebaran lalu harga cabai belum mau naik lagi. Justru cenderung terus turun secara perlahan dalam beberapa hari terakhir.

Kondisi harga yang tak terlalu mahal itu, ternyata, tak mempengaruhi tingkat pembelian di pasaran. Permintaan cabai merah relatif stabil. Bahkan, karena permintaan tak terlalu banyak Ridu mengaku tak perlu menumpuk stok. Cabai persediaannya tak sebanyak seperti beberapa hari menjelang Lebaran lalu.

“Saat itu ramai, pas setelah Lebaran, (stok) jadi berkurang. Namun ya masih stabil,” jelas Ridu.

Di pasar yang sama, Surwanto, 56, menjelaskan bahwa akhir-akhir ini harga cabai dari petani mengalami penurunan harga. “Langsung dari petani dari Blitar harganya diturunkan,” imbuhnya.

Suwarno menjelaskan bahwa harga cabai merah tidak bisa dipastikan naik-turunnya. Melihat dari kondisi panen dari petani dan stok yang dimiliki. Ia juga menambahkan bahwa selama satu hari cabai bisa berubah harga.

“Rp 500 – 1.000, bisa naik turun. Namun sebagai salah satu sayuran yang selalu dicari oleh pembeli harga naik-turun juga pembelinya masih ada,” imbuhnya.

Naik-turunnya harga cabai menurut Andini, 28, seorang pembeli, tidak membuat dirinya berhenti membeli cabai di Pasar Buah dan Sayur Grosir Ngronggo. Pasalnya selain sebagai salah satu bahan pokok masakan, cabai juga masih banyak diminati oleh warung makan. Maupun di kalangan rumah tangga. “Kalau beli di Pasar Grosir juga sedikit lebih murah,” akunya.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia