Rabu, 17 Jul 2019
radarkediri
icon-featured
Hukum & Kriminal

Misteri Tengkorak di Sumberjo, Kandat: Milik Wanita Tua

20 Juni 2019, 15: 24: 31 WIB | editor : Adi Nugroho

tengkorak kandat

TKP: Petugas saat di lokasi.

Share this          

KEDIRI KABUPATEN – Misteri penemuan tengkorak di Desa Sumberjo, Kecamatan Kandat, mulai terkuak sedikit demi sedikit. Tim dokter forensik Rumah Sakit Bhayangkara Kediri memastikan bahwa tengkorak itu adalah seorang wanita tua berdasarkan hasil otopsi yang mereka lakukan.

Menurut Kepala Urusan Pelayanan Dokpol RS Bhayangkara dr Tutik Purwanti, pihaknya telah melakukan otopsi tengkorak dan tulang yang dibawa Polsek Kandat. Hasilnya, mereka memastikan bahwa tengkorak itu milik perempuan berusia sekitar 60 tahun.

“Berdasarkan hasil otopsi dari gigi di tengkorak,” jelas Tutik saat ditemui di RS Bhayangkara kemarin.

Selain itu, Tutik juga menyebut perkiraan waktu kejadian. Menurutnya, tengkorak itu diperkirakan sudah berada di TKP selama tiga atau empat bulan.

Yang menarik, tidak ditemukan bekas kekerasan yang merusak atau membekas di tengkorak ataupun tulang yang ditemukan Sabtu (15/6) siang lalu itu. Tutik juga menjelaskan bahwa otopsi yang dilakukan juga tidak bisa mengetahui sebab kematian.

Tutik menambahkan, selain tengkorak, kerangka yang ditemukan di antara tumpukan daun bambu kering itu juga masih utuh. Dan membentuk satu individu. Hanya saja, tulang lengan kiri, kaki kanan, dan jari-jari tidak dibawa ke ruang otopsi karena tidak ditemukan di sekitar TKP. Jika dilihat dari ukuran tulang dari lengan atau kaki, perempuan tersebut semasa hidupnya diperkirakan memiliki tinggi 147-157 cm.

Setelah selesai dilakukan otopsi pada tengkorak, hasilnya diberikan ke penyidik kepolisian. Tutik juga menjelaskan bahwa ada beberapa sampel yang dibawa ke Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jatim untuk dilakukan pengecekan. Sementara, soal penemuan sejenis rambut pirang di dekat lokasi penemuan, masih belum bisa dipastikan apakah itu rambut atau bukan. “Menunggu hasil dari labfor,” papar Tutik.

Tengkorak beserta tulang manusia itu ditemukan di lahan di Desa Sumberjo, Kecamatan Kandat, Sabtu (15/6) siang. Penemunya, Marlin, 50. Dia baru melaporkan pada malam hari karnea takut.

Kapolsek Kandat Iptu Hariono menjelaskan bahwa petugas yang datang menemukan tengkorak beserta tulang yang berada di antara tumpukan daun pohon yang sudah menjadi abu. Dari tempat itu pula petugas menemukan portongan kain yang berada di tulang yang diduga adalah kain dari baju yang dipakai oleh orang tersebut. “Selain itu juga ditemukan sandal dan rok berwana biru di sekitar TKP,” imbuh Hariono.

Hariono menjelaskan bahwa untuk upaya selanjutnya akan melanjutkan penyelidikan dari hasil forensik tersebut. Rencananya ia akan menyampaikan ke setiap kepala desa, di Kecamatan Kandat, untuk mencari tahu apakah ada yang kehilangan warga perempuan dengan deskripsi dari hasil otopsi tersebut. “Nantinya juga akan disampaikan ke camat. Bhabinkamtibmas di setiap desa juga akan dikerahkan,” pungkasnya.

Sementara itu, keberadaan tengkorak di lokasi itu menimbulkan banyak tanda tanya. Termasuk kemungkinan sebagai korban pembunuhan. Setidaknya bila dilihat dari lokasi penemuan yang sulit dijangkau. Karena banyaknya pohon bambu yang tumbuh liar. “Memang jarang digunakan sebagai jalan utama untuk pergi ke sawah,” ujar Romario, 17, salah satu warga yang rumahnya berdekatan dengan TKP penemuan tengkorak.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia