Rabu, 24 Jul 2019
radarkediri
icon featured
Hukum & Kriminal

Pemakai Sabu asal Kras Kena 27 Bulan

Jaksa Penuntut Umum Masih Pikir-Pikir

20 Juni 2019, 15: 19: 22 WIB | editor : Adi Nugroho

sabu sabu

BERSALAH: Haris (kanan) keluar dari ruang sidang Kartika PN Kabupaten Kediri setelah diputus bersalah oleh majelis hakim. (Andhika Attar - radarkediri.id)

Share this          

KEDIRI KABUPATEN - Haris Junaidi, 29, warga Desa Krandang, Kras diputus bersalah oleh majelis hakim PN Kabupaten Kediri, kemarin (17/6). Majelis hakim pun menjatuhi hukuman penjara bagi Haris selama 2 tahun dan 3 bulan. Ia dihukum atas kepemilikan sabu-sabu.

“Menyatakan terdakwa (Haris, Red) telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika golongan I,” tegas Hakim Ketua Guntur Pambudi Wijaya saat membaca surat putusan untuk Haris, kemarin.

Atas keyakinan majelis hakim tersebut, Haris pun dijatuhi pidana penjara selam 27 bulan. Guntur pun menetapkan bahwa lama penangkapan dan penahanan Haris dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan. Lebih lanjut, ia pun memerintahkan agar Haris tetap berada dalam tahanan.

Selain menjatuhi hukuman penjara kepada Haris, majelis hakim pun menyatakan rincian barang bukti milik terdakwa untuk dimusnahkan. Yakni sabu-sabu dengan berat bersih 0,08 gram, sebuah bong, pipet kaca, korek api dan gawai Samsung warna hitam.

Putusan yang dibacakan oleh Guntur sendiri lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Tomy Marwanto selama 3,5 tahun. Putusan tersebut lebih rendah karena ada beberapa hal yang dinilai meringankan Haris.

“Terdakwa (Haris, Red) menyesal dan tidak akan mengulangi perbuatannya. Terdakwa terus terang dalam persidangan,” tandas Guntur.

Sementara itu, JPU Tomy Marwanto sendiri mengaku akan pikir-pikir terlebih dahulu atas putusan yang dijatuhkan oleh majelis hakim. “Pikir-pikir,” ucap Tomy singkat.

Untuk diketahui, Haris ditangkap oleh pihak berwajib pada Sabtu (9/2) lalu. Ia ditangkap oleh petugas di rumahnya. Pada saat penangkapan itu sendiri, petugas menemukan barang-bukti sabu-sabu seberat 0,08 gram. Penangkapan tersebut dilakukan petugas atas adanya laporan dari masyarakat.

Lebih lanjut, Haris mendapat sabu-sabu tersebut dari seorang pengedar bernama Gembel. Haris sendiri membeli sabu-sabu tersebut dengan harga Rp 200 ribu. Transaksi pun dilakukan oleh keduanya pada Jumat (25/1) sekitar pukul 21.00 WIB. Kejadian tersebut berlangsung di tepi jalan umum Desa Sambi, Ringinrejo.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia