Rabu, 11 Dec 2019
radarkediri
icon featured
Politik

Wali Kota Kediri Sosialisi tentang Dana Kelurahan

17 Juni 2019, 15: 56: 04 WIB | editor : Adi Nugroho

dana kelurahan

SOSIALISASI : Wali Kota Abu (tiga dari kiri) memaparkan perwali tentang pedoman kegiatan tingkat kelurahan di Ruang Joyoboyo, Jumat (14/6). (Humas Pemkot Kediri for radarkediri.id)

Share this          

KEDIRI KOTA - Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri berharap dana kelurahan bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat. Dampak yang bisa memberikan manfaat untuk pembangunan. Terutama mampu menggerakkan potensi dari masyarakat untuk berperan dalam pembangunan.

Harapan itu disampaikan Wali Kota Abdullah Abu Bakar saat melakukan sosialisasi tentang Peraturan Wali Kota (Perwali) nomor 11 tahun 2019 di ruang Jayabaya Balai Kota Kediri, Jumat (14/6). Perwali yang diterbitkan untuk menindaklanjuti Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) nomor 130/2018. Yang berisi tentang kegiatan pembangunan sarana dan prasarana kelurahan dan pemberdayaan masyarakat kelurahan.

Menurut Wali Kota Abu, perwali tersebut membahas tentang pedoman pelaksanaan kegiatan pembangunan sarana prasarana dan pemberdayaan masyarakat di Kelurahan. Harapannya, peraturan ini bisa sesuai dengan konsep pembangunan di Kota Kediri. Yakni membangun bersama masyarakat.

“Peruntukan dana kelurahan ini untuk meningkatkan dan menggerakkan peran serta masyarakat dalam peningkatan potensi masyarakat. Sesuai dengan konsep pembangunan di Kota Kediri yaitu membangun bersama masyarakat,” papar Abu dalam sosialisasi tersebut.

Wali kota yang karib disapa Mas Abu ini menegaskan bahwa pembangunan yang ada di Kota Kediri ini terwujud dengan baik. Sehingga Kota Kediri bisa semakin berkembang. Sebab pembangunannya dilakukan bersama-sama antara pemerintah dan juga masyarakat.

“Saya selalu menegaskan di acara Kopi Tahu (program penjaringan aspirasi milik Pemkot Kediri, Red), terkait pentingnya kita duduk bersama atau diskusi untuk mengembangkan buah-buah pemikiran antara masyarakat dan Pemerintah Kota Kediri. Kita perlu selalu bersinergi dan kompak baik lurah, LPMK maupun masyarakat,” jelasnya.

Ia pun bersyukur semua pembangunan di Kota Kediri berjalan dengan baik. Sesuai dengan data yang dimiliki berdasarkan BPS dan barenlitbang. Lebih lanjut, orang nomor satu di Kota Kediri ini menjelaskan bahwa pembangunan di Kota Kediri ini sudah merata. “Yang dibangun tidak hanya di tengah kota saja, melainkan di seluruh wilayah Kota Kediri seperti kampung-kampung juga telah dibenahi,” sebutnya.

Mas Abu menambahkan bahwa dana kelurahan yang diberikan berbeda dengan dana Prodamas. Dana kelurahan ini bisa digunakan untuk membiayai pelayanan sosial yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat. Seperti pembuatan drainase, penerangan lingkungan, posyandu, PAUD, alat pemadam kebakaran dan lain sebagainya.  “Selain itu juga bisa digunakan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat di kelurahan dengan mendayagunakan potensi dan sumberdaya manusianya,” pesan Mas Abu.

Peningkatan kapasitas tersebut seperti pelatihan kader kesehatan, penyelenggaraan pelatihan usaha, penyediaan layanan informasi tentang bencana, kegiatan pengelolaan kententraman, ketertiban umum, hingga peran serta linmas. Terakhir Mas Abu berpesan agar masyarakat bisa bersama-sama membangun Kota Kediri ini agar lebih baik.

Untuk diketahui, kegiatan penerbitan perwali tersebut juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Bagus Alit, Kepala Bagian Hukum Yoyok Susetyo, Kepala Bagian Pemerintahan Paulus Luhur, serta OPD di lingkungan Pemerintah Kota Kediri.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia