Jumat, 15 Nov 2019
radarkediri
icon featured
Politik

Info PPDB Kediri: Lihat Zona sebelum Daftar

17 Juni 2019, 14: 10: 15 WIB | editor : Adi Nugroho

ppdb kediri

CEK DATA: Dahlia, salah seorang peserta didik baru, didampingi sang ayah mengambil PIN. (Andhika Attar - radarkediri.id)

Share this          

KEDIRI KOTA - Ini kesempatan bagi lulusan SMP sederajat yang belum diterima di SMA pilihan melalui jalur prestasi. Mereka berkesempatan mendaftar di jalur reguler atau online. Namun, dengan catatan, harus sesuai zona yang telah ditentukan.

“Untuk yang tidak diterima di jalur prestasi masih bisa mengambil PIN dan mendaftar di jalur reguler pada 17 sampai 20 Juni,” kata Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Cabdispendik) Jatim Wilayah Kediri Sumiarso.

Pengumuman siapa yang diterima dari jalur prestasi memang baru berlangsung 17 Juni nanti. Nah, pada saat itu mereka yang tidak lolos bisa langsung mengambil PIN. Kemudian mendaftar di sekolah tujuan lewat jalur reguler.

PPDB Kediri

PPDB Kediri (radarkediri.id)

Pendaftaran peserta didik baru (PPDB) online ini berbeda dengan jalur prestasi. Sekolah-sekolah yang ada akan dibagi dalam dua zona (selengkapnya lihat grafis).

“Zona 1 bagian timur dan zona 2 di barat. Keduanya ada irisan dengan Kabupaten Kediri,” jelasnya.

Pada jalur online tersebut, siswa yang merasa mendapat nilai ujian nasional tinggi  tak perlu khawatir tidak bisa mendapat sekolah favorit. Sebab, mereka yang memperoleh nilai di atas rata-rata yang tidak diterima jalur prestasi akademik masih diberi kesempatan untuk bersaing pada sekolah yang diinginkan dalam satu zona. Hanya saja jumlahnya dibatasi.

“Anak pintar tetap diwadahi 20 persen,” tegas Sumiarso.

Memang, lanjutnya, selama ini banyak siswa yang khawatir apabila nilai hasil ujian nasional tidak akan digunakan. Itu akibat dari sistem zonasi yang pertimbangan utamanya adalah jarak rumah ke sekolah. Bukan lagi pada nilai. Tetapi, khusus tahun ini di Jatim sistem zonasinya berbeda dengan provinsi lain. Nilai ujian nasional masih menjadi prioritas dengan kuota 20 persen. Sehingga, dengan sistem ini tidak ada siswa dengan nilai tinggi tapi tidak bisa masuk sekolah favorit. Mereka tetap diwadahi. “Tetapi harus tetap dalam satu zona mereka,” imbuhnya.

Sumiarso mengingatkan agar calon siswa jangan sampai menggunakan data palsu.

“Karena jika saat verifikasi dinyatakan adanya pemalsuan dokumen maka peserta didik baru tersebut dinyatakan gugur atau batal diterima di sekolah yang dipilih,” tegasnya.

Sebelumnya, ketidaktahuan mengenai sistem PPDB jalur zonasi membuat puluhan warga bingung.  Mereka mengira PPDB jalur prestasi bisa memilih sekolah di daerah mana pun. Termasuk di SMAN 8 Kediri. Tak hanya warga luar kota, dari luar pulau pun ada yang datang untuk mendaftar.

Humas SMAN 8 Kota Kediri Endang Purwani menyebut mereka ada yang dari Kepulauan Riau, Samarinda, Bangkalan, Sampang, dan paling banyak dari daerah di sekitar Kota Kediri. Termasuk dari Kabupaten Kediri. Menurutnya mereka datang karena tidak mengetahui syarat PPDB jalur prestasi tahun ini. “Kalau jalur prestasi sebenarnya lintas zona boleh. Tapi harus penduduk Kota Kediri,” jelasnya.

Sebenarnya, lanjut Endang, anak dari luar kota bisa daftar. Tapi untuk mereka yang SMP-nya di Kota Kediri selama 3 tahun. Dari permasalahan tersebut, mereka yang ditolak tak perlu khawatir dan takut tidak mendapat sekolah. Sebab kesempatan masih ada saat mendaftar jalur online atau dengan zona.

Dari PPDB tingkat SMP, jatah waktu pengambilan personal identification number (PIN) di Kabupaten Kediri akan berakhir hari ini. Dinas pendidikan (disdik) tidak akan memberikan penambahan waktu bagi peserta didik baru yang belum mengambil PIN. “Kesempatan (mengambil PIN) hanya tinggal besok (hari ini, Red) saja,” kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Disdik Sujud Winarko.

Apabila calon peserta didik baru tidak mengambil PIN hingga batas waktu hari ini, hak mereka akan hilang. Yakni kesempatan dan hak untuk dapat mengikuti PPDB di SMP negeri.

Dengan PIN itu calon peserta didik baru melakukan pendaftaran PPDB. Oleh karena itu, disdik mengimbau kepada para wali murid maupun calon peserta didik baru yang belum mengambil PIN agar segera melakukannya. “Wali siswa yang saat ini belum sempat mengambil, segeralah untuk mengambil (PIN). Sehingga nantinya bisa mengikuti seleksi PPDB,” pesan Sujud.

Sujud menegaskan penutupan pengambil PIN sesuai jadwal. Akan berlangsung  pada pukul 12.00 WIB. Di luar jam tersebut, pengambilan PIN sudah tidak dilayani.

Calon peserta didik baru telah diberi waktu yang panjang untuk mengambil PIN tersebut. Hampir seminggu waktu yang dijadwalkan oleh disdik. Pengambilan PIN itu telah dilaksanakan sejak Senin (10/6) hingga hari ini.

Berdasarkan data sementara yang didapat Sujud, telah banyak calon peserta didik baru yang melakukan pengambilan PIN. “Hari ini (kemarin, Red) sudah mulai sepi, diprediksi sudah yang akhir-akhir saja,” tambah Sujud.

Sementara itu, berdasarkan daftar antrean yang ada di SMPN 1 Gurah dan Ngasem, tercatat setiap harinya mereka melayani 100 pengambil PIN. Jumlah tersebut stabil hingga hari terakhir ini.  “Setiap harinya kami melayani seratus orang pengambil PIN,” ujar Kepala SMPN 1 Gurah Wiwik Suharti.

Pengambilan PIN tidak harus di sekolah tujuan utama. Bisa dilakukan di SMP negeri manapun meski bukan sekolah tujuan utama. Pihak disdik menyarankan mengambilnya di sekolah terdekat dengan rumah.

Pembagian Zona PPDB SMA Kediri

Zona 1

Kecamatan  : Banyakan, Semen, Mojoroto

Sekolah       : SMAN 1 Kediri, SMAN 2 Kediri, SMAN 7 Kediri

 

Zona 2

Kecamatan  : Wates, Gampengrejo, Kandat, Ngadiluwih, Pesantren, Ngasem, Kota

Sekolah       : SMAN 3 Kediri, SMAN 6 Kediri, SMAN 4 Kediri, SMAN 8 Kediri

Hari terakhir pengambilan PIN

1.     Tidak akan berikan penambahan tenggat waktu

2.     Pengambilan PIN ditutup pukul 12.00 WIB

3.     Pengambilan dapat dilakukan di SMP negeri terdekat

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia