Jumat, 15 Nov 2019
radarkediri
icon featured
Politik

Info PPDB Kediri: Tolak Pendaftar Luar Kota

14 Juni 2019, 21: 16: 36 WIB | editor : Adi Nugroho

ppdb kediri

AMBIL PIN: Kepala SMPN 1 Gurah Wiwik Suharti (kiri) saat mengecek pengambilan PIN di lembaganya pada Selasa (11/6) lalu. (Didin Saputro - radarkediri.i)

Share this          

KEDIRI KOTA - Sejumlah warga masih bingung tentang tata cara pendaftaran Penerimaan Perserta Didik Baru (PPDB) jenjang SMA sederajat tahun ini. Terlebih untuk jalur prestasi. Hal ini terbukti dari masih banyaknya warga luar kota yang datang ke Kota Kediri untuk mendaftar di sekolah dalam kota.

Padahal pada petunjuk teknis (juknis) hal tersebut tidak dibenarkan. Di SMAN 8 Kediri misalnya. Kemarin (13/6), ada puluhan warga luar kota yang datang untuk mendaftarkan anaknya. Mereka masih mengira PPDB jalur prestasi bisa memilih sekolah di daerah mana pun.

“Banyak dari luar kota yang ingin sekolah di sini. Bahkan dari luar pulau juga ada,” ungkap Humas SMAN 8 Kota Kediri Endang Purwani.

Calon pendaftar jalur tersebut, menurutnya, ada yang dari Kepulauan Riau, Samarinda, Bangkalan, Sampang, dan paling banyak dari daerah di sekitar Kota Kediri. Termasuk dari Kabupaten Kediri.

Mereka datang karena tidak mengetahui syarat PPDB jalur prestasi tahun ini. “Kalau jalur prestasi sebenarnya lintas zona boleh. Tapi harus penduduk Kota Kediri,” jelasnya.

Di Kota Kediri, Endang menerangkan, PPDB dibagi dua zona. Yakni, timur dan barat. Nah untuk jalur online atau reguler, mereka dianjurkan memilih sekolah sesuai zona masing-masing. Namun untuk jalur prestasi berbeda. Pendaftar bisa memilih sekolah di luar zona asalkan masih di dalam Kota Kediri.

“Jadi misalkan anak Mojoroto mau daftar di SMAN 8 masih bisa. Meskipun sudah berbeda zona. Tapi nanti saat pendaftaran online sudah tidak bisa dan harus sesuai zona yang ditentukan,” terangnya.

Namun kenyataannya, kemarin, masih saja banyak yang datang dari luar kota. Paling banyak adalah dari daerah kabupaten. Setidaknya hampir seratus siswa yang ditolak karena tidak memenuhi syarat domisili. Sebenarnya, lanjut Endang, calon siswa dari luar kota bisa daftar. Tetapi khusus mereka yang SMP-nya telah ditempuh di Kota Kediri selama tiga tahun.

“Itu pun harus ada surat keterangan yang menyatakan hal tersebut. Termasuk anak yang dari luar kota namun berdomisili di Kota Kediri dengan bukti surat dari kelurahan,” imbuhnya.

Ternyata, dari persyaratan tersebut, sempat beredar informasi di masyarakat terkait pembuatan surat keterangan domisili. Menurut Endang, beberapa warga luar kota ada yang membuat surat domisili di kelurahan dalam Kota Kediri.

“Namun tetap kita tolak, mereka menerima informasi yang salah. Karena yang diperbolehkan mendaftar adalah siswa luar kota yang SMP-nya di Kota Kediri selama tiga tahun. Atau memiliki kartu keluarga (KK) luar kota yang domisili di sini,” tegasnya.

Dari keterangan Endang, pendaftar yang datang dari luar kota telah dijelaskan terkait juknis PPDB tahun ini. Banyak yang kecewa, sebab kemarin merupakan pendaftaran terakhir untuk jalur tersebut.

“Siswa yang dari luar kota otomatis tidak ada harapan masuk Kota Kediri. Karena setelah di-input, datanya ditolak oleh aplikasi PPDB dari pusat,” paparnya. Di SMAN 8 sendiri setidaknya ada sekitar 100 pendaftar jalur prestasi. Paling banyak adalah prestasi nonakademik bidang olahraga.

Jika di SMA negeri tidak boleh pendaftar dari luar kota dan luar zona, berbeda dengan SMK negeri. Untuk SMKN pendaftar dibatasi dalam lingkup provinsi. Seperti yang terjadi di SMKN 2 Kota Kediri. Waka Kesiswaan SMKN 2 Hasan Kanuni menyampaikan, ada sejumlah pendaftar yang beberapa hari terakhir mengambil PIN di sekolahnya namun dengan domisili luar provinsi. Mereka berasal dari Jawa Barat, Jawa Tengah, bahkan ada juga yang dari Riau.

“Yang daftar dari luar provinsi otomatis tidak bisa masuk sistem PPDB Jawa Timur,” ujarnya.

Menurut Hasan, sistem tersebut berkaitan dengan daftar nilai ujian nasional (NUN) siswa yang bersangkutan. Jika daftar di luar provinsi maka tidak akan keluar daftar NUN-nya. Termasuk titik koordinat yang nanti akan dihubungkan dengan lokasi tempat tinggal pendaftar.

“Sebenarnya mereka yang dari luar provinsi bisa daftar di sini. Tapi untuk siswa yang dulu SMP-nya di Jawa Timur. Itu dibuktikan dengan surat keterangan domisili,” tegasnya.

Sehingga, lanjut Hasan, pendaftar yang telanjur datang ke Kota Kediri untuk mengambil PIN dijelaskan terkait juknis PPDB. Bahkan pihak SMKN 2 juga mengarahkan mereka ke Cabang Dinas Pendidikan (Cabdispendik) Kediri untuk penjelasan lebih lanjut.

Untuk diketahui, pendaftaran jalur prestasi telah ditutup kemarin. Sementara pengumuman jalur ini akan disampaikan pada 17 Juni nanti. Jika siswa tidak lolos, masih ada kesempatan mendaftar di jalur zonasi yang dibuka hingga 20 Juni.

Syarat PPDB Jalur Prestasi SMA Kota

-         Boleh dari luar zona asalkan masih dalam satu daerah Kota Kediri

-         Boleh dari luar daerah asalkan SMP di dalam kota (dibuktikan surat keterangan)

-         KK dari luar daerah tapi domisili di Kota Kediri selama 3 tahun (dibuktikan dengan surat keterangan domisili dari kelurahan)

-         Bukti prestasi dibuktikan dengan piagam penghargaan dan foto saat lomba Penilaian jalur ini juga dipengaruhi NUN

-         Jika tidak diterima jalur prestasi, siswa masih bisa mendaftar jalur reguler/zona

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia