Jumat, 15 Nov 2019
radarkediri
icon featured
Features

Almand Kurnia Ramadhan, Yatim yang Bercita-cita Hafal Alquran

Ringankan Beban Ibu dengan Jualan Baju Muslim

14 Juni 2019, 20: 08: 26 WIB | editor : Adi Nugroho

almand hafiz

TEKUN: Almand melakukan setoran hafalan Alquran di hadapan pengasuhnya, Aji Nurul Hidayah. (Dwiyan - radarkediri.id)

Share this          

Tanpa kehangatan perhatian sang ayah sejak usia 13 bulan tak membuat Almand lembek hati. Keinginannya menjadi hafiz justru sangat membara. Juga tekadnya membantu sang ibu. Sampai-sampai di sela belajar di ponpes, bocah ini menyempatkan jualan baju muslim.

DWIYAN SETYA NUGRAHA

Langkahnya tenang. Tanpa ragu bocah berusia 11 tahun ini berjalan menuju ruang utama di pondok pesantrek milik Yayasan Al Hidayah Kediri. Di ruangan berukuran sekitar 8 x 4 meter itu Almand Kurnia Ramadhan, nama lengkap sang bocah, mempersiapkan dirinya. Hendak melakukan setoran hafalan Alquran ke kepala pengasuh.

Di usianya yang baru menginjak belasan ini, Almand sudah hafal satu juz. Yaitu juz 30. Tekad agar bisa menghafal Alquran memang sudah membulat di hatinya sejak lama. Sejak usianya delapan tahun.

Karena itu, sejak bergabung dengan yayasan ini, Almand tergolong santri yang rajin. Dia juga paling menonjol prestasinya di antara anak-anak yatim lain yang diasuh di yayasan ini.

Tak hanya menonjol dalam kepandaian dan hafalan saja, Almand juga menunjukkan tabiat baik yang lain. Yaitu sangat mandiri di usianya yang masih bocah.

“Alhamdulillah sudah dua tahun ini saya berjualan baju muslim,” ucap Almand tenang.

Almand memang punya tekad membantu orang tua yang kini tinggal sang ibu. Dia sangat ingin meringankan beban orang tuanya yang hanya seorang guru taman kanak-kanak (TK). Yang tentu saja dengan gaji yang pas-pasan. Salah satu caranya dengan berjualan busana muslim.

Caranya? Bocah ini menjajakan busana muslim dagangannya ke warga sekitar pondok. Terutama bila ada acara seperti pengajian rutin yang berlangsung seminggu sekali. Dia juga membuka akun di situs jual beli online. Yang terakhir ini sengaja difasilitasi yayasan agar pasar Almand lebih luas.

Lalu, dari mana Almand kulakan baju yang dia jual? Untuk ini pihak yayasan yang membantu. Dengan membelikan baju itu di Pasar Pahing. Setelah itu tinggal Almand yang memasarkan.

Tapi, jualan baju itu tak mengurangi intensitas Almand berusaha menjadi penghafal Alquran. Dia mengaku punya kiat khusus untuk itu. Yaitu agar bisa menyelesaikan setoran wajib hafalan 15 ayat Alquran setiap hari. Salah satunya dengan menghafal Alquran saat bangun tidur.

“Biasanya 20 menit sebelum salat Subuh saya lakukan hafalan di dalam kamar,” akunya. Dia meyakini waktu subuh adalah saat pas agar cepat melakukan hafalan.

Hal itulah yang membuatnya harus bangun lebih dahulu dibandingkan teman-temannya. Apalagi, dia memang ditunjuk sebagai ketua kamar. Yang salah satu tugasnya membangunkan seluruh santri yatim agar melaksanakan salat tahajud berjamaah. “Rutin tiap hari saya bangunkan teman-teman,” ungkap putra pasangan Almarhum Imam Wiyono dan Rini Wulandari ini.

Menurutnya, tidak berat membagi waktu antara membangunkan tidur teman-temannya dan menyelesaikan hafalan setelah bangun tidur. “Awalnya sih, agak pusing di kepala. Namun karena terbiasa akhirnya biasa saja,” terang santri yang saat ini duduk di kelas 5 SDN Ngampel Kota Kediri ini.

Ketika ditanya apakah tidak lelah dengan rutinitas seperti itu? Bocah yang pernah menjuarai lomba cerdas cermat bahasa Inggris Se-Kota Kediri pada 2016 ini justru mengaku senang dengan aktivitasnya saat ini. “Alhamdulillah, saya bersyukur bisa meringankan beban orang tua dan meringankan beban yayasan,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Yayasan Al Hidayah Kota Kediri Aji Nurul Hidayah mengaku selalu memantau keadaan Almand. Bahkan, pihaknya tak segan-segan memberikan perhatian khusus kepada Almand. “Kebetulan Almand ditinggal ayahnya sejak berusia 13 bulan. Jadi saya anggap seperti anak sendiri,” terangnya sambil mengelus kepala Almand.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia