Selasa, 16 Jul 2019
radarkediri
icon featured
Hukum & Kriminal

Nekat Lawan Arus, Tewas Terserempet Truk

Dua Anak Dilarikan ke RSUD Nganjuk

13 Juni 2019, 12: 42: 53 WIB | editor : Adi Nugroho

laka

SYOK: Kerabat M. Ali lemas melihat bapak dua anak itu tewas dalam kondisi tertelungkup di dekat jembatan Desa Joho, Pace kemarin sore. (Erzha - radarkediri.id)

Share this          

NGANJUK - Kenekatan M. Ali, 45, mengemudikan motornya dengan melawan arus di Desa Joho, Kecamatan Pace, kemarin sore harus dibayar mahal. Pria yang juga asal Desa Joho, Pace itu tewas setelah terserempet truk dan terlindas. Beruntung, dua anak yang diboncengnya bisa selamat.

          Informasi yang dihimpun koran ini menyebutkan, kecelakaan tragis itu terjadi sekitar pukul 16.20, kemarin. Saat kejadian, Ali yang membonceng Vita, 10, dan Devano, 5, dua anaknya keluar dari lapangan Desa Joho. Ali yang mengendarai motor Honda Vario tanpa nopol itu melaju dari arah timur ke barat.

          Seharusnya, Ali melaju di sisi selatan. Tetapi, dia nekat berkendara di sisi utara yang merupakan jalur kendaraan dari arah barat. Nahas, di saat bersamaan dari arah barat melaju truk bernopol N 9369 A yang baru keluar dari gang terdekat.

          Truk yang dikemudikan oleh Rangga Pratama, 19, asal Desa Kedungsari, Tarokan itu melaju dengan pelan. Saat berpapasan dengan motor Ali yang melawan arus, bak belakang truk menyerempet motor Vario yang dikemudikan pria paruh baya itu.

          Braaaak! Ali dan dua anaknya langsung terjatuh. Ali terseret truk sejauh dua meter dan terlindas bagian kakinya hingga patah. Dia juga menderita luka parah di bagian dada dan tewas di tempat kejadian. “Nyawanya sudah tidak tertolong,” ujar Kapolsek Pace AKP Pramono.

          Sementara itu, jika Ali mengalami luka parah dan langsung meninggal, Vita dan Devano, dua anak Ali langsung dilarikan ke RSUD Nganjuk untuk mendapat perawatan. Keduanya mengalami luka lecet di kaki, kepala dan tangan. 

          Untuk diketahui, kecelakaan yang terjadi di jalan tikungan itu kemarin sempat jadi perhatian warga. Puluhan warga mendatangi lokasi kejadian. Mereka juga menepikan motor Ali yang dalam kondisi rusak parah.

Tim dari Unitlaka Satlantas Polres Nganjuk yang datang ke TKP langsung melakukan penyelidikan. Kanitlaka Ipda Sugino menjelaskan, kecelakaan kemarin sore karena faktor kelalaian manusia.

Dari keterangan beberapa saksi, diketahui jika motor Honda Vario tanpa plat nomor yang dikemudikan Ali berjalan tidak sesuai dengan tempatnya.

“Harusnya motor berjalan sebelah kanan (selatan,Red) sehingga tidak melawan arus,” beber Ipda Gino.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia