Rabu, 17 Jul 2019
radarkediri
icon featured
Ekonomi

Baru Perbaiki Empat Titik

Pembangunan Jalan Rusak Ditarget Tuntas Juli

13 Juni 2019, 12: 20: 52 WIB | editor : Adi Nugroho

perbaikan jalan rusak

DIKEBUT LAGI: Rekanan menggarap perbaikan jalan akibat proyek tol di Desa Mlorah, Rejoso. Proyek yang sempat terhenti sekitar dua minggu akibat libur Lebaran itu kembali dikerjakan kemarin. (Rekian - radarkediri.id)

Share this          

NGANJUK - Perbaikan jalan rusak akibat pembangunan tol mulai digarap. Termasuk titik jalan di Desa Mlorah, Rejoso. Proyek yang sempat terhenti selama arus mudik dan balik Lebaran itu, dilanjutkan lagi minggu ini. 

          Pantauan koran ini, para pekerja terlihat menyiram aspal sebelum melapisi jalan yang rusak selama dua tahun terakhir tersebut. Akibat proyek ini, pengendara hanya bisa memanfaatkan satu sisi jalan saja. Adapun sisi jalan yang dalam proses pengerjaan, ditutup.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Tol Trans Jawa Solo-Kertosono Bedru Cahyono mengatakan, hingga Juni ini rekanan sudah menggarap empat titik dari total 13 titik perbaikan. Empat titik tersebut adalah di Jl Semeru, Jl Imam Bonjol, jalan di Sukomoro dan Rejoso. “Pengerjaan yang belum tuntas dilanjutkan habis Lebaran,” ujarnya kepada koran ini, kemarin. 

          Lebih jauh Bedru mengungkapkan, perbaikan jalan tersebut memang sempat terkendala libur Lebaran. Pelaksana proyek hanya memiliki waktu selama 10 hari untuk menyelesaikan pembangunan jalan.

          Karenanya, hingga pertengahan Juni ini mereka baru bisa menuntaskan empat titik jalan rusak. Usai libur Lebaran selama 12 hari, Juni ini mereka akan kembali mengebut pelaksanaan proyek.

          Sesuai target, mereka berencana menuntaskan perbaikan belasan titik jalan rusak itu Juli nanti. Karenanya, selama sekitar enam minggu ke depan rekanan harus menyelesaikan sembilan titik jalan rusak lainnya.

          Bedru menjelaskan, belasan jalan rusak terdampak tol tersebar di beberapa kecamatan. Selain Kecamatan Sukomoro, ada pula di Kecamatan Rejoso dan Baron. “Total panjang jalan yang harus dikerjakan mencapai 35 kilometer,” bebernya.

          Terpisah, Kabag Humas Pemkab Nganjuk Agus Irianto menjelaskan, 13 titik jalan rusak yang harus digarap rekanan itu masuk skala prioritas Pemkab Nganjuk. “Awalnya ada 40 spot,” tegas Agus sembari berharap proyek perbaikan jalan itu benar-benar bisa tuntas sesuai jadwal.

Dengan demikian, pemkab bisa menuntaskan perbaikan di titik lain yang tidak ditanggung rekanan. “Intinya Pemkab Nganjuk ingin jalan-jalan di Kabupaten Nganjuk kembali mulus lagi,” imbuhnya.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia