Selasa, 12 Nov 2019
radarkediri
icon featured
Politik

Jalan Kertosono Macet Sembilan Jam

Arus Balik Gerbang Tol Nganjuk Ramai Lancar

10 Juni 2019, 14: 46: 08 WIB | editor : Adi Nugroho

arus balik

LANCAR: Kendaraan melintas di tol Nganjuk. (Rekian - radarkediri.id)

Share this          

NGANJUK - Lalu lintas di Jalan Arteri Nganjuk di Kecamatan Kertosono mengular sepanjang dua kilometer dari traffic light Kerotosono hingga persimpangan Mengkreng. Kemacetan terjadi sehari setelah lebaran pada Jumat (7/6) sampai kemarin. Penumpukan kendaraan yang didominasi kendaraan roda dua itu terjadi hingga sembilan jam dari pukul 13.00 hingga pukul 22.30.

Menurut Kasat Lantas Polres Nganjuk AKP AM Ridho Ariefianto, kemacetan terjadi karena kendaraan untuk arus balik dan kendaraan warga yang berlibur dan silaturahmi menumpuk di titik yang sama. Maksimal kendaraan bisa jalan di bawah 20 kilometer perjam. “Kondisi ini berbeda saat arus mudik,” ungkap perwira balok tiga di pundak itu. Saat arus mudik, aktivitas warga tidak sepadat pascalebaran.

Sebab itu, untuk mengurai kemacetan polisi harus membuat rekayasa arus lalulintas. “Hari pertama setelah lebaran, tiga kali contra flow,” ucap kasat yang hobi badminton kepada koran ini. Sementara kemarin, arus lalin bisa dibuka dua jalur tanpa harus dilakukan Contra flow. Ridho menegaskan, kepadatan kendaraan itu terjadi saat siang hari hingga malam hari.

Data Satlantas untuk jumlah kendaraan yang melintas di jalan Arteri Nganjuk kemarin siang, dari pukul 08.00 hingga pukul 14.00 menunjukkan peningkatan jumlah bila dibanding saat arus mudik. Jumlah kendaraan roda dua dari arah timur ke barat ada 14.868 unit, Roda empat 3.695 unit, truk 8 unit, bus 89 unit. Sementara jumlah dari barat ke timur untuk roda dua 14.983 unit, roda empat 3.910 unit, truk 6 unit, dan bus  87 unit. “Jumlahnya hampir dua kali lipat dari arus mudik,” beber Ridho.

Dari tiga titik yang diprediksi mengalami kemacetan, Ridho mengaku hanya di Kertosono yang macet. Sedangkan untuk jalan Mintil, Wilangan dan pasar di Kecamatan Bagor hanya ramai lancar. “Dua kali setelah ada tol, hanya Kertosono yang macet. Ini jadi evaluasi tahun depan, fokusnya di sini (Kertosono,Red),” papar perwira asal Magelang ini.

Bila jalan arteri mengalami kemacetan hingga sembilan jam, di tol kondisinya ramai lancar. Disampaikan General Manajer Operasional dan Pemeliharaan PT JNK, Charles Lendra untuk gerbang Tol Nganjuk, jumlah kendaraan masuk lebih banyak daripada yang keluar. Sejak Jumat (7/6) lalu, jumlah kendaraan yang masuk mencapai 10.149 unit dan yang keluar ada 8.016 unit.

“Tol Nganjuk ramai lancar, kendaraan bisa melaju normal,” terang Charles. Padahal, Sabtu (9/6) lalu jumlah kendaraan mengalami peningkatan. Dia membeberkan, data yang sudah direkapitulasi pada Sabtu (8/6) untuk kendaraan yang masuk di gerbang Tol Nganjuk jumlahnya ada 11.373 unit sedangkan yang keluar jumlahnya 7.641 unit. Selisihnya mencapai 1.599 unit. Hingga kemarin, Charles mengaku ada kenaikan tapi tidak terlalu signifikan.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia