Jumat, 17 Jan 2020
radarkediri
icon featured
Politik

Upacara Peringatan Kelahiran Pancasila di Kediri Diikuti ASN Luar Kota

02 Juni 2019, 16: 49: 01 WIB | editor : Adi Nugroho

upacara pancasila

KHIDMAT: Para petugas dan peserta upacara peringatan Hari Kelahiran Pancasila mengikuti kegiatan dengan tertib di lapangan belakang kantor Pemkab Kediri. (Diskominfo Kabupaten Kediri for radarkediri.id)

Share this          

KEDIRI KABUPATEN - Pemkab Kediri menggelar upacara memperingati Hari Kelahiran Pancasila, Sabtu pagi (1/6). Tak hanya diikuti aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Kabupaten Kediri. Namun, ada pula beberapa ASN dari luar kota yang mengikuti kegiatan ini di lapangan belakang kantor pemkab.

Berdasarkan data yang dihimpun Jawa Pos Radar Kediri, ASN yang telanjur mudik di kampung halaman pun tetap diwajibkan untuk mengikuti upacara. Sehingga mereka akhirnya menumpang upacara di daerah lain.

“Setahu saya tadi (kemarin, Red) ada tiga ASN yang ikut upacara di sini,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kediri Krisna Setiawan kepada koran ini.

Terkait pelaksanaan upacara yang mepet dengan waktu mudik Lebaran, ia mengatakan, tidak ada masalah dengan hal itu. Krisna menambahkan bahwa kehadiran mengikuti peringatan Kelahiran Pancasila tersebut sudah menjadi kewajiban yang harus dilakukan semua warga negara. “Tidak masalah meskipun upacara dilaksanakan menjelang mudik,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Krisna menerangkan bahwa peserta upacara yang hadir di sana merupakan seluruh jajaran Pemkab Kediri. Meskipun dilaksanakan pada hari libur dan menjelang mudik Idul Fitri, namun ia menilai, peserta yang hadir sangat memuaskan. Pihaknya mengapresiasi antusiasme yang ditunjukkan para ASN.

Meskipun begitu, untuk jumlah ASN yang tidak mengikuti upacara pihaknya belum tahu secara pasti. “Persisnya masih akan kami koordinasikan. Yang jelas kehadiran karyawan akan dilaporkan ke Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB),” papar Krisna.

Sementara itu, upacara peringatan hari kelahiran Pancasila tersebut memang wajib diperingati. Pasalnya, Pancasila sendiri adalah sebuah ideologi bangsa. Di mana dalam perumusannya pun telah merangkum segala hal yang dapat kita jadikan pedoman hidup.

Pancasila sebagai ideologi bangsa sudah merupakan sesuatu yang final dan tidak dapat diganggu gugat. “Maka nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila mulai Ketuhanan, gotong-royong, dan toleransi diharapkan dapat diimplementasikan oleh seluruh masyarakat Kabupaten Kediri,” pesan Bupati Kediri Haryanti Sutrisno dalam sambutannya.

“Hal ini diharapkan dapat lebih menjaga situasi kondusif yang selama ini tercipta di Kabupaten Kediri. Terutama dalam mengahadapi dinamika sosial dan politik setelah Pemilu beberapa waktu yg lalu,” imbuh Bupati Haryanti.

Untuk diketahui, dalam pelaksanaan upacara memperingati hari kelahiran Pancasila tersebut juga turut dihadiri jajaran Forkopimda Kediri. Sementara untuk komandan upacara sendiri dipercayakan kepada Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan dr Yopie.

Sementara itu, kegiatan sama digelar di halaman balai Kota Kediri. Upacara dipimpin Komandan Kodim 08/09 Letkol (Kav) Dwi Agung Sutrisno. Menurutnya, dengan momentum ini diharapkan dapat memupuk rasa nasionalisme dan mengamalkan nilai ideologi Pancasila sebagai dasar negara.

“Karena dari nilai ideologi Pancasila sendiri, dapat mempersatukan bangsa ini,” ujar Agung kepada Jawa Pos Radar Kediri.

Wali Kota Abdullah Abu Bakar yang ditemui usai upacara mengatakan, peringatan hari lahir Pancasila yang diperingati setiap tahun menuntut masarakat untuk semakin paham dengan Pancasila dan semakin meningkatkan nasionalismenya terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Jika nasionalisme kita meningkat, maka  kita akan semakin cinta kepada negara dan kita akan berbuat yang terbaik untuk negara,” imbuh pria yang akrab dipanggil Mas Abu ini.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia