Rabu, 24 Jul 2019
radarkediri
icon featured
Hukum & Kriminal

Ditinggal Beli Sayur, Rumah Dilalap Api

Kebakaran Diduga akibat Korsleting Listrik

29 Mei 2019, 11: 44: 44 WIB | editor : Adi Nugroho

kebakaran

TAK BISA DITEMPATI: Musinem, 55, menyaksikan rumah Sukinah yang habis terbakar. Perempuan tua itu merupakan orang pertama yang mengetahui amukan si jago merah di rumah Supinah. (Rekian - radarkediri.id)

Share this          

NGANJUK - Memasuki musim kemarau, kasus kebakaran semakin sering terjadi. Kemarin giliran rumah Sukinah, 63, yang dilalap api. Si jago merah mengamuk saat perempuan asal Desa Sombron, Loceret itu membeli sayuran sekitar pukul 09.00. Beruntung, tidak ada korban jiwa dari kejadian tersebut.

          Musibah di pagi hari itu pertama kali diketahui oleh Musinem, 55. Perempuan tua itu kaget mendengar bunyi ledakan dari belakang rumahnya. “Waktu itu saya mau salat Duha, dengar suara kletak-kletek saya keluar,” akunya.

          Betapa terkejutnya, saat dia mengecek bagian belakang, Musinem melihat kepulan asap berwarna kehitaman dari rumah Sukinah. Dia langsung panik dan berteriak meminta tolong.

          Hanya dalam hitungan detik, warga langsung berdatangan. Mereka berupaya memadamkan api dengan alat seadanya. “Ada yang bawa selang, ember dan timba untuk memadamkan api,” lanjutnya.

          Upaya warga untuk memadamkan api kalah cepat dengan si jago merah yang melahap barang-barang di dalam rumah Sukinah. “Kami hubungi petugas pemadam kebakaran, untuk mematikan api,” terang perempuan berjilbab itu.

Sekitar 20 menit berselang, dua mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi. Sekitar pukul 11.00 kemarin, api baru benar-benar bisa dipadamkan.

Kapolsek Loceret AKP Supriyadi yang dikonfirmasi tentang kebakaran di rumah Sukinah mengatakan, anggotanya sudah mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Hasilnya, kebakaran diduga terjadi akibat korsleting listrik. “Titik api awalnya dari dalam kamar korban lalu menjalar dan membakar hampir semua ruangan,” terang perwira dengan pangkat tiga balok di pundak itu.

          Sementara itu, setelah api dipadamkan oleh dua unit mobil damkar kemarin, Polsek Loceret memasang police line di rumah Sukinah. Karena rumah tidak bisa ditempati, untuk sementara perempuan tua itu mengungsi ke rumah adiknya.

Atas kejadian tersebut, Supriyadi mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati. Bila ada colokkan listrik yang sudah meleleh, dia meminta agar segera diganti. Apalagi tempatnya berada dekat dengan barang-barang yang mudah terbakar. “Rawan terjadi korsleting,” tandasnya.

          Untuk membantu Sukinah, rencananya hari ini Polsek Loceret akan mengajak warga bekerja bakti membersihkan puing-puing rumahnya. Selanjutnya, pihak desa akan melapor ke pemkab terkait musibah yang dialami perempuan tua itu. Termasuk rumah bantuan program rehab dari pemkab yang kemarin ludes terbakar itu.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia