Rabu, 17 Jul 2019
radarkediri
icon featured
Ekonomi

Tambah 10 KA, Antisipasi Lonjakan Penumpang

Arus Diprediksi Mudik Mulai Padat Jumat Nanti

27 Mei 2019, 15: 02: 28 WIB | editor : Adi Nugroho

stasiun nganjuk

TUNGGU KERETA: Sejumlah pengantar dan penumpang KA memilih lesehan di depan stasiun Nganjuk sembari menunggu proses boarding, kemarin. (Rekian - radarkediri.id)

Share this          

NGANJUK - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengantisipasi terjadinya lonjakan penumpang pada arus mudik dan balik lebaran. Yaitu, dengan menambah 10 KA dengan ribuan seat setiap harinya. Manajer Humas PT KAI Daop VII Madiun Ixfan Hendriwintoko mengatakan, dengan penambahan 10 KA tersebut, total ada 6.996 seat tambahan setiap hari. “Penambahan KA ini untuk mengantisipasi lonjakan penumpang,” ujar Ixfan.

          Dia memprediksi, jumlah penumpang KA akan mulai melonjak seminggu sebelum lebaran atau mulai Jumat (31/5) nanti. Sesuai data PT KAI, H-7 lebaran akan ada 11.837 penumpang yang mudik menggunakan kereta api.

          Dengan jumlah penumpang tersebut, berarti total separo kursi kereta api sudah terpakai. Sebab, total seat tiap harinya mencapai 26.332. “Hampir setengah dari seat yang tersedia sudah terjual,” lanjut Ixfan.

Hingga Kamis (23/5) lalu, menurut Ixfan hanya ada 13.499 tempat duduk yang tersisa dari empat KA. Yaitu, Singasari, Brantas, Kahuripan dan Brantas tambahan. Adapun puluhan KA lainnya sudah terjual penuh.

Pantauan koran ini kemarin, sejumlah penumpang terlihat memadati stasiun Nganjuk. Mayoritas merupakan para santri dari sejumlah pondok pesantren di Kota Angin.

Terkait hal ini, Ixfan menuturkan, keberadaan para santri yang mudik menggunakan kereta api sudah terlihat selama beberapa hari terakhir. “Sudah tiga hari ini. Tiap hari ada sekitar 400 santri. Mereka beli tiket rombongan,” tutur Ixfan.

Tidak hanya di Nganjuk, hal serupa menurut Ixfan juga terjadi di stasiun Kediri dan Jombang. “Santri pulang untuk mudik lebaran bersama teman-temannya,” imbuh Ixfan.

Untuk diketahui, jumlah penumpang KA yang turun di stasiun Nganjuk kemarin sebanyak 227 orang. Sedangkan penumpang yang naik KA mencapai 427 orang. Jumlah tersebut menunjukkan mulai terjadi lonjakan penumpang. Sebab, rata-rata penumpang yang naik dan turun di stasiun Nganjuk pada hari biasa sekitar 300 orang.

Jelang puncak arus mudik lebaran, Ixfan menyebut PT KAI membuat posko lebaran untuk memaksimalkan pelayanan. Total ada 1.389 pegawai yang akan memberikan pelayanan di seluruh Daop VII. Di luar jumlah tersebut, menurut Ixfan akan ada personel tambahan yang akan membantu di posko stasiun.

Termasuk personel TNI dan polisi di masing-masing wilayah yang mencapai 40-49 orang. “Selain tim pengamanan, ada tim medis yang standby selama pembukaan posko lebaran,” tuturnya. 

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia