Jumat, 15 Nov 2019
radarkediri
icon featured
Politik

PPDB MA Tak Terapkan Zonasi

Siswa Dites Hafalan Alquran

25 Mei 2019, 16: 34: 03 WIB | editor : Adi Nugroho

ppdb ma

MULAI PPDB: MAN 2 Nganjuk di Jl Letjen Suprapto sudah memulai PPDB untuk kelas unggulan. PPDB reguler baru dibuka Juni nanti. (Anwar Bahar Basalamah - radarkediri.id)

Share this          

Berita Terkait

NGANJUK – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) madrasah aliyah (MA) di Kabupaten Nganjuk dibuka tanpa sistem zonasi. Selain kelas reguler, MA juga membuka kelas unggulan. Bahkan, untuk kelas tertentu siswa akan dites dengan hafalan Alquran.

          Kasi Pendidikan Madrasah (Penma) Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Nganjuk M.Khoirul Anam mengatakan, PPDB MA tidak menerapkan sistem zonasi seperti di SMA dan SMP negeri. Pasalnya, jumlah sekolah MA negeri di Nganjuk terbatas.”Hanya ada tiga MA negeri,” ujar Nurrochim kepada Jawa Pos Radar Nganjuk.

          Selain MAN 1 Nganjuk yang berlokasi di Desa Nglawak, Kecamatan Kertosono, ada MAN 2 Nganjuk di Jl Letjen Suprapto, Nganjuk dan MAN 3 Nganjuk di Desa Baleturi, Kecamatan Prambon.

          Dengan PPDB tanpa zonasi, lanjut Anam, calon siswa bebas mendaftar ke sekolah yang diinginkan. Pasalnya, sesuai petunjuk teknis (juknis) dari kemenag, PPDB di MA melalui jalur reguler dan prestasi. “Tapi biasanya siswa mencari yang terdekat. Anak Prambon dan Ngronggot mendaftar ke MAN 3,” lanjutnya sembari menyebut nilai ujian nasional (NUN) siswa jadi pertimbangan dalam penerimaan.

          Anam menjelaskan, juknis mengatur PPDB MA negeri dan swasta. Untuk jadwal, sebenarnya bisa dimulai pada Februari lalu dan berakhir Juli nanti. Namun, beberapa MA negeri dan swasta baru membuka pendaftaran setelah ujian nasional berbasis komputer (UNBK) pada April lalu. “Kami sudah berikan edaran ke sekolah-sekolah,” terangnya.

          Sementara itu, Ketua Pelaksana PPDB MAN 2 Nganjuk Maid Amir mengatakan, sekolahnya memiliki daya tampung atau pagu 288 siswa dengan delapan rombongan belajar (rombel). Satu rombelnya terdiri dari 36 siswa. “Maksimal bisa sampai 40 anak per kelas,” tegas Maid.

          Dari delapan rombel tersebut, menurut Maid MAN 2 membuka tiga kelas unggulan. Masing-masing 1 kelas untuk peminatan ilmu pengetahuan alam (IPA), ilmu pengetahuan sosial (IPS) dan agama. “Untuk IPA dan IPS ada tiga kelas, sedangkan agama ada dua kelas,” imbuhnya.

          Kelas unggulan tersebut dibuka melalui jalur prestasi. Untuk masuk ke kelas unggulan, Maid menyebut siswa harus melengkapi dengan nilai rapor dan piagam prestasi akademik maupun non-akademik. Setelah itu, mereka akan melakukan tes tulis. “Dari sana lalu disaring lagi untuk peminatan jurusan,” tutur guru kimia ini.

          Sedangkan di kelas unggulan agama, Maid mengatakan, tes masuknya berupa hafalan Alquran. Pasalnya, kelas tersebut memang dikhususkan bagi siswa yang ingin menjadi hafiz Alquran. “Selain hafalan, bacaannya juga harus baik,” pungkasnya.

PPDB MA:

-Siswa yang mendaftar bebas memilih sekolah karena PPDB MA tak terapkan zonasi.

-NUN siswa jadi dasar pertimbangan penerimaan di tiap sekolah

-MA membuka kelas unggulan di tiap jurusan

-Khusus untuk kelas unggulan, calon siswa juga dites hafalan Alquran

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia