Kamis, 20 Jun 2019
radarkediri
icon featured
Hukum & Kriminal

Bunuh Tetangga, Bowo Dituntut 12,5 Tahun

Keberatan, Terdakwa Akan Ajukan Pledoi

24 Mei 2019, 16: 37: 10 WIB | editor : Adi Nugroho

bowo bunuh tetangga

AJUKAN BANDING : Bowo keluar ruang sidang Kartika setelah mendengarkan tuntutan yang dibacakan JPU di Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Kediri, kemarin. (Habibah Anisa - radarkediri.id)

KEDIRI KABUPATEN – Bowo, 35, terdakwa kasus pembunuhan terhadap Setyono, 37, tetangganya, dituntut 12 tahun enam bulan penjara. Kemarin, jaksa penuntut umum (JPU) menyampaikan tuntutan pada warga Desa Manggis, Kecamatan Ngancar ini dalam persidangan terbuka di Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Kediri.

“Menyatakan terdakwa telah melanggar pasal 338 KUHP tentang pembunuhan,” jelas JPU Dr Luvy Inriastuti yang didampingi JPU Oula Dewi Nurlaily di ruang Kartika sekitar pukul 13.10 WIB.

Dalam sidang itu, JPU membacakan pertimbangan yang memberatkan terdakwa. Yakni perbuatannya dianggap tidak mencerminkan rasa kemanusiaan dikarenakan motif  utang-piutang. Akibat tindakannya, keluarga korban mengalami trauma berkepanjangan. “Sedangkan yang meringankan, terdakwa belum pernah dihukum,” imbuh Nurlaily.

Setelah pembacaan tuntutan, Hakim Ketua Agus Tjahjo Mahendra memberi kesempatan terdakwa untuk menanggapi. Bowo pun menyatakan, akan mengajukan pledoi. “Namun karena belum siap, sidang akan dilanjutkan Rabu depan (29/5) dengan agenda mendengarkan pembelaan,” jelas Agus.

Setelah hakim mengetukkan palu tanda sidang selesai, Bowo dibawa keluar ruangan oleh petugas kejaksaan menuju sel tahanan sementara PN. Berdasarkan fakta persidangan, peristiwa itu terjadi Senin, 21 Januari. Bermula ketika Bowo mengirim pesan singkat ke gawai Setyono sekitar pukul 12.00 WIB. Isinya Bowo berjanji melunasi utangnya.

Ketika Setyono menagihnya pukul 18.00, Bowo masih meminta tempo. Namun rupanya Setyono sudah tidak bisa bersabar. Pasalnya, sudah beberapa kali ditagih. Puncaknya, keduanya cekcok. Hingga akhirnya, Setyono mengambil pisau di kandang kambing milik Bowo.

Dia kemudian mengancamkan pisau itu di leher Bowo. Namun Bowo melawan. Dia berusaha menguasai tangan Setyono hingga terjadi pergulatan. Posisi pun berbalik. Pisau itu terjatuh. Namun Bowo tidak lari saat pisau tersebut terjatuh. Melainkan malah kembali menyerang. Hingga menusukkan pisaunya ke perut Setyono. Tusukan senjata tajam itu mengakibatkan kematian Setyono.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia