Kamis, 20 Jun 2019
radarkediri
icon featured
Politik

Tiket Ludes, Hanya Tersisa Gajayana Tambahan dan Malabar

21 Mei 2019, 16: 12: 05 WIB | editor : Adi Nugroho

tiket kereta api

ANTRE : Warga menunggu giliran pemesanan tiket di loket Stasiun Besar Kota Kediri kemarin. Sebagian besar tiket perjalanan kereta arus balik sudah ludes terjual. (Didin Saputro - radarkediri.id)

KEDIRI KOTA - Kereta api masih menjadi moda transportasi arus mudik dan balik paling favorit saat Lebaran. Buktinya, lebih dari 95 persen tiket kereta arus balik dari Stasiun Besar Kediri telah ludes terjual. Termasuk ribuan tiket tambahan di tiga kereta api Lebaran.

Manager Humas Daop 7 Madiun Ixfan Hendriwintoko menyampaikan, selama ini minat masyarakat akan moda transportasi kereta api memang sangat tinggi. Terutama pada masa angkutan Lebaran 2019. Tiket sejumlah KA favorit sudah habis. “Sudah di atas 95 persen untuk arus balik mulai H+2, atau tanggal 7 hingga 16 juni,” kata Ixfan saat dihubungi Jawa Pos Radar Kediri.

Pada hari tersebut tiket habis untuk kereta Kahuripan, Brantas, Singosari, dan Brantas Tambahan. Rata-rata semua keberangkatan ke Jakarta. Hanya menyisakan beberapa keberangkatan saja. Yakni untuk Gajayana dan Gajayana tambahan.

Ixfan menyebut, dari pantauan sementara untuk ketersediaan tiket KA 7007 Gajayana tambahan, relasi Blitar-Pasarsenen (balik) kelas ekonomi masih tersedia sekitar seribu kursi saja. Ketersediaan itu pada H+7 hingga H+10. Sementara untuk Gajayana reguler sekitar 150 kursi. Untuk tujuan Kiaracondong, Bandung, tiket yang tersedia hanya untuk kereta Malabar.

Hal ini berbanding terbalik dengan tiket arus mudik atau sebelum Lebaran. Hanya ada dua kereta yang tiketnya sudah ludes. Dilihat dari data Stasiun Besar Kediri, tiket KA Kahuripan menuju Bandung dan KA Brantas Reguler ke Jakarta sudah tidak tersisa lagi. Itu untuk perjalanan mulai 26 Mei hingga 4 Juni. “Kahuripan menjadi KA favorit karena harganya yang cukup terjangkau,” imbuhnya.

Padahal, lanjutn Ixfan, sejauh ini PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero sejauh ini telah mengantisipasi lonjakan penumpang saat hari-H lebaran. Setidaknya PT KAI menambah tiket di 50 perjalanan KA tambahan. Totalnya sebanyak 29.456 seat KA tambahan per-hari. Sementara khusus Daerah Operasional (Daop) 7 Madiun ada 6.896 seat tambahan dengan 10 perjalanan kereta.

Seat tersebut dijual mulai 6 April dini hari. Ixfan mengatakan bahwa masyarakat dapat melakukan pemesanan tiket KA tambahan ini melalui aplikasi KAI access, website kai.id, dan berbagai jaringan penjualan tiket resmi KAI lainnya.

Ixfan menghimbau kepada masyarakat agar membeli tiket Lebaran di jaringan resmi KAI atau mitra resmi yang telah bekerja sama dengan KAI. “Tujuannya untuk menghindari penipuan atau biaya jasa yang tidak wajar,” pesannya.

Sementara bagi para calon penumpang yang sudah membeli tiket, Ixfan berpesan untuk memeriksa kembali tiketnya agar tidak sampai salah naik kereta. “Periksa mulai dari tanggal keberangkatan, nama, dan jam berangkat. Siapkan ID card saat akan berangkat,” ujarnya.

Penumpang juga harus mematuhi peraturan yang berlaku. Seperti tidak diperbolehkan membawa semua jenis hewan dan barang yang telah dilarang dalam aturan perjalanan. Termasuk tidak membawa barang berlebihan, hal ini karena akan dikenakan tambahan bea jika melebihi ketentuan yang berlaku. “Juga jangan menggunakan perhiasan yang mencolok untuk keamanan diri sendiri,” tegasnya.

Untuk diketahui, penjualan tiket KA Lebaran telah dibuka sejak H-90 lalu. Atau tanggal 25 Februari 2019 untuk perjalanan KA reguler tanggal 26 Mei 2019 atau H-10 Lebaran.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia