Selasa, 21 Jan 2020
radarkediri
icon featured
Hukum & Kriminal

Jelang 22 Mei: Antisipasi Gangguan di Perbatasan 

20 Mei 2019, 15: 14: 42 WIB | editor : Adi Nugroho

kapolres kediri jelang 22 mei

CEK KELENGKAPAN : Kapolres Kediri AKBP Roni Faisal Saiful Faton sedang melakukan pengecekan kelengkapan surat kendaraan di depan Polsek Kandangan. (Humas Polres Kediri for radarkediri.id)

Share this          

KEDIRI KABUPATEN – Menghangatnya suhu politik menjelang KPU mengumumkan hasil pemilihan presiden (pilpres) 22 Mei lusa tak luput dari perhatian Polres Kediri. Bersama jajaran polsek, mereka mengadakan operasi cipta kondisi di beberapa titik perbatasan Kabupaten Kediri.

Yakni di wilayah Kecamatan Kandangan yang merupakan perbatasan Malang dan Jombang. Kemudian, Kecamatan Purwoasri perbatasan Kabupaten Nganjuk dan Jombang. Lalu wilayah Kecamatan Ringinrejo yang merupakan perbatasan Kabupaten Blitar serta Kecamatan Kras berbatasan dengan Kabupaten Tulungagung.

“Kita sedang mengantisipasi gerakan people power menjelang pengumuman KPU terkait hasil pemilu mendatang,” ujar Kapolres Kediri AKBP Roni Faisal Saiful Faton.

Diperkirakan pada 22 Mei nanti ada gerakan masyarakat yang pergi ke Jakarta. Mereka ingin mengetahui pengumuman hasil pilpres itu langsung dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) pusat di ibu kota.

Karena itu, Polres Kediri ingin memastikan kondisi keamanannya. Maka, pada Sabtu malam (18/5) sekitar pukul 22.00 WIB, Roni pun terjun langsung di lapangan. Bersama dengan 30 anggotanya, ia mengikuti kegiatan cipta kondisi keamanan tersebut di depan Polsek Kandangan.

Petugas melakukan pemeriksaan terhadap setiap kendaraan yang melintas.Dalam razia itu, polisi memeriksa kelengkapan surat-surat kendaraan. Selain itu, juga dilakukan pemeriksaan barang bawaan para pengendara.

Tidak hanya pengemudi roda empat. Namun juga kendaraan roda dua. Petugas memastikan setiap pengendara tidak membawa barang berbahaya. “Kita tidak hanya melakukan pemeriksaan terhadap surat kendaraan. Kita periksa pengendara untuk memastikan mereka tidak membawa barang berbahaya seperti sajam (senjata tajam), miras (minuman keras), dan narkoba,” papar Roni.

Berdasarkan keterangan yang didapatkan Jawa Pos Radar Kediri, kegiatan tersebut untuk mengantisipasi sedini mungkin terjadinya gangguan kamtibmas di wilayah Kabupaten Kediri. Sehingga wilayah hukum Polres Kediri tetap aman dan kondusif.

Pada hari yang sama, Polsek Gampengrejo bersama dengan Subsektor Ngasem pun ikut melakukan razia. Lokasinya berada di area Simpang Lima Gumul (SLG). Di mana lokasi tersebut tidak hanya dilewati kendaraan-kendaaraan. Namun juga menjadi salah satu tempat wisata.

Mengerahkan 25 personel, petugas melakukan razia pada sekitar pukul 21.00 WIB. Pada kegiatan tersebut, mereka memeriksa kendaraan, baik roda empat dan roda dua. “Kami memeriksa kendaraan yang dicurigai, kami hentikan dan kami periksa mengenai kelengkapan kendaraan maupun indentitas pribadi,” terang Kapolsek Gampengrejo AKP Muklason.

Tidak hanya pengecekan kendaraan, petugas juga melakukan hunting system terhadap masyarakat yang bergerombol di tempat yang tidak selayaknya. Seperti beberapa pemuda yang dibubarkan ketika terlihat berkumpul di area persawahan. Petugas juga membubarkan pemuda yang diketahui sedang berada di tempat kurang pencahayaan. Tempat-tempat tersebut sering digunakan untuk pesta miras, bahkan balap liar.  

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia