Rabu, 26 Jun 2019
radarkediri
icon featured
PERSIK KEDIRI
Persik Kediri 3 vs 3 Persita Tangerang

Keteteran di Awal, Mental Pemain Persik Teruji

03 Mei 2019, 17: 16: 46 WIB | editor : Adi Nugroho

persik vs persita

TAJAM: Pencetak gol pertama Persik, Fariz Aditama. (Didin Saputro - radarkediri.id)

Share this          

KEDIRI KOTA – Laga uji coba melawan Persita Tangerang tadi malam kembali menunjukkan sisi lemah Persik Kediri. Skuad Macan Putih kembali lambat panas. Mereka mudah sekali kebobolan di awal-awal pertandingan.

Bahkan, hingga babak pertama berakhir, Persik sudah ketinggalan tiga gol dari lawannya. Beruntung, pada babak kedua skuad Persik mampu membalik keadaan. Giliran mereka yang membobol gawang lawannya dengan tiga gol. Alhasil, skor akhir pun menjadi 3-3.

“Di babak kedua itu adalah permainan Persik yang sesungguhnya. Anak-anak main bagus dan bisa mengendalikan emosi," puji Manajer Persik Benny Kurniawan usai pertandingan. 

adi eko jayanto persik

MAKIN KOMPAK: Pemain Persik merayakan gol Adi Eko Jayanto (tiga dari kanan). (Didin Saputro - radarkediri.id)

Dari sisi permainan, apa yang diperagakan tim arahan pelatih Nassal Mustofa ini tak jauh berbeda dengan pertandingan pekan lalu. Saat mereka menghadapi pertandingan uji coba melawan Persis Solo. Bedanya, pemain bisa lebih enjoy. Terutama setelah babak kedua berlangsung selama 15 menit.

Di awal babak pertama, tuan rumah dikejutkan dengan gol cepat Persita. Gol itu terjadi di menit ke-5.

Kebobolan dulu, pemain Persik beberapa kali berusaha membalas. Sayangnya beberapa kali peluang yang tercipta tak membuahkan hasil. Gempuran dari gelandang Persik Kediri tak mampu menembus ketatnya pertahanan Persita.

Justru skuad Macan Putih kembali kebobolan. Tepatnya pada menit ke-20. Kemudian derita itu diperparah pada menit ke-30. Paduan pemain senior dan junior membuat Persita solid. Hingga pada menit ini, tuan rumah kesulitan menahan gempuran lawan. Skor 0-3 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, permainan anak asuh Nassal mulai membaik. Sayang, hingga 15 menit babak kedua berlangsung, tak ada gol yang tercipta. Hal tersebut memicu kecemasan suporter. Mereka yang kecewa sempat berteriak mempermasalahkan gaya bermain timnya. Sikap suporter yang seperti itu sempat memicu emosi pemain. Salah seorang pemain menendang bola ke arah suporter. Hal itu kemudian membuat pertandingan sempat terhenti beberapa saat.

Titik balik Persik terjadi pada menit 60. Pola menyerang yang apik ditunjukkan Septian Satria Bagaskara dan kawan-kawan. Alhasil di menit 60 Fariz Aditama mampu memecahkan telur.

Skor 1-3 tersebut membuat para pemain Persik semakin semangat. Gol kedua pun kembali tercipta dari salto Adi Eko Jayanto. Hingga puncaknya adalah tendangan Galih Akbar Febriawan yang mampu menyamakan kedudukan.

Beny Kurniawan menyampaikan bahwa laga tadi malam sangat luar biasa. Laga tersebut memang sengaja untuk mengetes kemampuan pemain Persik. Terutama pemain yang baru. "Kami memilih tim-tim besar seperti Persis Solo dan Persita Tangerang ini memang untuk menguji kemampuan dan mental pemain," tandasnya.

Sebenarnya pertandingan tadi malam belum sepenuhnya selesai. Wasit mengakhiri pertandingan 10 menit lebih awal. Hal itu lantaran para suporter merusak pagar pembatas. Dan memberontak masuk ke area yang seharusnya steril dari penonton.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia