Selasa, 19 Nov 2019
radarkediri
icon featured
Politik

Lantik Abu-Ning Lik, Khofifah Puji Kota Kediri

Bergandengan Membangun Kota

30 April 2019, 14: 19: 07 WIB | editor : Adi Nugroho

mas abu ning lik wali kota

KOMITMEN: Abdullah Abu Bakar dan Lilik Muhibbah menjalani prosesi pelantikan di Gedung Negara Grahadi Surabaya oleh Gubernur Khofifah Indar Parawansa, kemarin (29/4). (Rudi Tribowo for radarkediri.id)

Share this          

SURABAYA - Bertekad mewujudkan janji-janji politiknya. Itulah yang pertama kali ditegaskan oleh pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar-Lilik Muhibbah kemarin. Usai dilantik oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Abu menegaskan bakal tetap fokus membangun Kota Kediri. Memenuhi janji-janji politiknya seperti yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

“Tadi juga sedikit diimbau oleh Ibu Gubernur untuk menyelesaikan permasalahan kemiskinan. Lalu membangun ekonomi daerah dan menaikkan human development indeks (IPM, indeks pembangunan manusia, Red),” tegas Abu, melalui Kabag Humas Apip Permana, kemarin.

Menurut Abu, beberapa sektor akan tetap menjadi fokus. Yaitu pendidikan dan pembangunan ekonomi. Terutama pada segmen small medium enterprise.

arumi bachsin

RESMI: Istri Wagub Jatim, Arumi Bachsin (kanan) saat melantik Ferry Feronica Silviana sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kota Kediri (Rudi Tribowo for radarkediri.id)

“Kira-kira itu yang akan kami lakukan sembari menyiapkan adanya pembangunan tol dan air port. Karena kami ingin warga Kota Kediri ikut ambil bagian dalam peluang bisnis-bisnis turunan tol dan air port tersebut," jelasnya.

Terakhir, Mas Abu mengajak masyarakat untuk terus membangun Kota Kediri bersama-sama. “Mari kita bergandeng tangan membangun Kota Kediri dan menjaga kondusivitas yang ada di Kota Kediri. Karena yang bisa memajukan Kota Kediri adalah warga Kota Kediri bukan yang lain,” ajaknya.

Pelantikan Abu-Ning Lik berlangsung di Gedung Negara Grahadi kemarin (29/4). Selain Abu-Ning Lik, Gubernur Khofifah juga melantik Wali Kota dan Wakil Wali Kota Madiun Maidi - Inda Raya. Pelantikan ditandai dengan pembacaan surat keputusan (SK) Menteri Dalam Negeri dan pengambilan sumpah jabatan.

Pelantikan kemarin juga mengukuhkan Ferry Silviana, istri Wali Kota Abu, sebagai ketua Tim Penggerak PKK dan ketua Dewan Nasional Kerajinan Daerah (Dekranasda) Kota Kediri.

Khofifah, dalam sambutannya, menyampaikan bahwa RPJMD harus beriringan  dengan program prioritas nasional dan provinsi. Terutama yang telah diformulasikan dalam Nawa Bhakti Satya. Dalam kesempatan itu, Khofifah sempat melontarkan pujian kepada dua kota yang wali kotanya dilantik kemarin.

“Kami mohon hal tersebut akan mengalir didalam proses perumusan RPJMD baik di Kota Kediri dan Kota Madiun. Dua kota ini kebetulan kemiskinan dan penganggurannya rendah,” puji Khofifah.

Menurut Khofifah, angka kemiskinan yang rendah di dua kota itu akan menjadi refrensi bagi daerah-daerah lain. Sebab PR Jawa Timur saat ini adalah mendorong peningkatan IPM, menurunkan kemiskinan, membuka lapangan kerja sebanyak-banyaknya, dan mempersempit ketimpangan baik selatan dan utara maupun ketimpangan antara kota dan kabupaten.

Sementara itu, pelantikan Ferry Silviana sebagai Ketua TP PKK dan Ketua Dekranasda Kota Kediri periode 2019-2024 dilakukan oleh Ketua TP PKK Jawa Timur Arumi Emil Dardak. Arumi berharap yang baru dilantik mampu melaksanakan tugas dan kewajiban dengan sebaik-baiknya. Disertai rasa tanggung jawab sesuai dengan tugas yang dipercayakan untuk meningkatkan peran serta dalam pembangunan.

Sementara, Bunda Fey-panggilan akrab istri wali kota tersebut,  mengatakan bahwa ada tanggung jawab yang harus diemban selama lima tahun ke depan. Juga diperlukan koordinasi segera untuk bekerja dan merumuskan program PKK. “Kegiatan PKK fokus dengan empat bidang kerja. Tahun ini sepertinya PKK secara nasional lebih mengangkat tentang pengelolaan sampah. Selain itu juga pencegahan stunting,” ujarnya.

Menurut Bunda Fey, selama ini peran PKK di Kota Kediri sangat penting dalam menjangkau masyarakat. Karena jaringannya sangat luas sampai tingkat dasawisma. Juga sebagai pendamping pemerintah dalam menjalankan program-programnya.

“Dengan adanya PKK program-program pemerintah harusnya bisa lebih cepat sampai. Saya berharap, PKK Kota Kediri bisa memiliki program kerja yang nyata,” tandasnya.

Seperti turun langsung ke masyarakat, membantu menyelesaikan persoalan-persoalan yang dimiliki oleh pemerintah Kota Kediri dan ia juga berharap bahwa PKK ini tidak menjadi organisasi yang eksklusif.

Pelantikan kemarin juga  dihadiri Ketua Komisi A DPRD Provinsi Jawa Timur Freddy Poernomo, Forkopimda Kota Kediri, Forkopimda Kota Madiun, Kepala OPD terkait di lingkungan Pemerintah Kota Kediri dan Kota Madiun, dan perwakilan TP PKK Kota Kediri dan Kota Madiun.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia