Jumat, 15 Nov 2019
radarkediri
icon featured
Politik

Mas Abu dan Ning Lik Siap Raih Kota Unggul–Makmur dalam Harmoni 

29 April 2019, 19: 01: 54 WIB | editor : Adi Nugroho

Mas Abu dan Ning Lik

Mas Abu dan Ning Lik

Share this          

KEDIRI KOTA – Hari ini (29/4) merupakan hari penting bagi Wali Kota Kediri Terpilih Abdullah Abu Bakar dan Wakil Wali Kota Terpilih Lilik Muhibbah. Sebab, untuk kali kedua mereka bakal dilantik menjadi kepala daerah. Rencananya, pelantikan berlangsung di Gedung Grahadi, Surabaya.

“Sesuai rencana, pelantikan dilakukan besok (hari ini, Red) tanggal 29 April. Undangannya di Gedung Grahadi Surabaya,” kata Kepala Bagian (Kabag) Humas Pemerintah Kota Kediri Apip Permana kepada Jawa Pos Radar Kediri.

Mas Abu dan Ning Lik akan menjalani proses pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan sebagai wali kota dan wakil wali kota masa jabatan 2019-2024. Apip menyampaikan bahwa keduanya dilantik langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Jadwalnya pukul 09.00 WIB bersama Wali Kota dan Wakil Wali Kota Madiun.

Selama Mas Abu mengakhiri masa jabatannya pada 2 April lalu, orang nomor satu di Kota Kediri ini digantikan Plh Wali Kota Budwi Sunu yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kediri.

Meski sudah tidak menjabat sebagai orang nomor satu di Kota Kediri, Mas Abu ternyata masih disibukkan kegiatan yang berhubungan dengan pembangunan kota. Wali kota muda ini mengaku, kerap melakukan diskusi. Termasuk mempersiapkan program apa saja yang akan dilaksanakan untuk masa jabatan periode keduanya.

Untuk diketahui, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kediri telah menetapkan Abdullah Abu Bakar-Lilik Muhibbah sebagai pasangan wali kota dan wakil wali kota terpilih dari hasil pilkada serentak 2018 silam. Pasangan calon nomor urut dua yang akrab disapa Mas Abu dan Ning Lik itu merupakan pasangan petahana yang diusung PAN, Partai Nasdem, dan didukung Partai Demokrat serta PKS.

Pasangan incumbent ini unggul dari dua pasangan lain dengan memperoleh suara terbanyak, yakni 85.528 suara. Sedangkan pasangan lainnya, Aizzudin-Sudjono memperoleh 29.839 suara. Lalu pasangan calon nomor urut tiga, yakni mantan Wali Kota Kediri 2009-2014 Samsul Azhar dan Teguh Juniadi meraih 32.749 suara.

Tak lupa, Apip menyampaikan, atas nama sekda, seluruh jajaran pejabat, dan staf Pemkot Kediri mengucapkan selamat dan sukses atas dilantiknya Mas Abu dan Ning Lik sebaga wali kota dan wakil wali kota masa bakti 2019 - 2024.

“Seluruh pejabat dan staf pemkot siap menjalankan tugas-tugas yang tertuang dalam RPJMD 2019-2024 untuk meraih Kota Kediri Unggul dan Makmur dalam Harmoni,” ujarnya.

Selama menjabat wali kota periode sebelumnya, Mas Abu memiliki rekam jejak yang bagus. Target kinerja RPJMD Kota Kediri 2014-2019 banyak yang tercapai. Beberapa indikator makro pembangunan mengalami peningkatan.

Di antaranya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kota Kediri mencapai 77,13 persen, pertumbuhan ekonomi 5,47 persen, tingkat kemiskinan 7,68 persen, tingkat pengangguran terbuka 3,63 persen. “Juga inflasi di Kota Kediri yang turun di angka 1,97 persen,” paparnya.

Selain mampu mencapai target kinerja RPJMD, dalam lima tahun ini Pemerintah Kota Kediri telah meraih beberapa penghargaan. Di antaranya sebagai TPID terbaik se-Jawa Bali selama dua tahun berturut-turut.

Kemudian, lima terbaik penyelenggaraan PTSP terbaik se-Indonesia tahun 2018, penghargaan sebagai kota layak anak tingkat madya, Anugerah Parahita Ekapraya (APE), piala Adipura, opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), dan SAKIP dengan nilai BB.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia