Selasa, 19 Nov 2019
radarkediri
icon featured
Politik

Info Pemilu 2019: TPS Kaliboto Coblosan Lanjutan

Akibat Kurang Surat Suara

23 April 2019, 12: 18: 08 WIB | editor : Adi Nugroho

PSL Kaliboto Kediri

PSL Kaliboto Kediri

Share this          

KEDIRI KABUPATEN - Proses pemungutan suara di Kabupaten Kediri belum benar-benar tuntas. Masih ada satu TPS yang harus melakukan pemungutan suara lanjutan (PSL). Penyebabnya, saat coblosan pada 17 April lalu, TPS ini kekurangan surat suara. Rencananya, PSL itu akan berlangsung hari ini.

Yang harus melakukan PSL itu adalah TPS 01 Desa Kaliboto, Tarokan. Saat itu, ada 29 orang dalam daftar pemilih tetap (DPT) yang hanya mendapatkan empat jenis surat suara saja. Padahal seharusnya mendapatkan lima jenis surat suara.

Ke-29 pemilih itu tidak mendapat surat suara untuk pemilihan DPD. Sementara untuk keempat jenis lainnya bisa mereka terima. “Hanya untuk DPD yang belum. Sedangkan surat suara untuk Pilpres, DPR RI, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten aman,” kata Ketua KPU Sapta Andaruisworo.

Pelaksanaan PSL hari ini (23/4) akan berlangsung mulai pukul 07.00 WIB. Tempatnya juga di TPS 01. Pesertanya hanya 29 orang yang belum mendapat surat suara DPD itu saja. Meskipun demikian, logistik dan persiapan tetap seperti pencoblosan pada umumnya. Bedanya, pemilih tinggal melakukan pencoblosan surat suara yang kurang. Yaitu surat suara DPD.

Temuan kekurangan surat suara itu dilakukan oleh Panwascam Tarokan. Saat itu langsung dilaporkan ke Bawaslu Kabupaten Kediri. Pihak Bawaslu akhirnya mengeluarkan rekomendasi agar KPU Kabupaten Kediri melakukan PSL.

“Kami jadikan temuan dan kami rekomendasikan ke KPU melalui Panwascam dan panitia pemilihan kecamatan (PPK),” papar Komisioner Bawaslu Divisi Pengawasan dan Humas Hubal Ali Mashudi.

Rekomendasi Bawaslu tidak hanya PSL. Ali meminta proses rekapitulasi untuk DPD di TPS tersebut dihentikan sementara. Baru setelah PSL selesai dan data untuk DPD lengkap, rekapitulasi bisa dilanjutkan.

Rekomendasi ini pun telah dilaksanakan oleh KPU. Sapta menegaskan bahwa PPK setempat telah menghentikan rekapitulasi sementara terhadap surat suara jenis DPD. Namun untuk empat surat suara jenis lain tetap dilakukan oleh pihak PPK.

Sementara itu, kekurangan surat suara jenis DPD tersebut diklaim Bawaslu telah diketahui sejak awal TPS dibuka pada saat pencoblosan Rabu (17/4) lalu. Setting surat suara untuk DPD di TPS 01 Desa Kaliboto, Tarokan tersebut memang ada kekurangan.

“Mekanismenya sebenarnya sejak awal mulai TPS dibuka kan sudah diketahui kalau jumlah surat suara DPD memang kurang,” ungkap Hubal Ali Mashudi.

Temuan bahwa ada kekurangan surat suara itu sendiri tak lantas dibiarkan oleh pengawas TPS setempat. Menurut keterangan Ali, pengawas TPS telah mengingatkan pihak KPPS agar segera menindaklanjuti kekurangan surat suara tersebut.

Menurut Ali, KPPS setempat seharusnya segera berkoordinasi dengan PPS dan meminta ke TPS terdekat yang memiliki surat suara lebih. Hanya saja, respon KPPS dinilai kurang memuaskan. Pasalnya dari tim KPPS tersebut tidak segera menindaklanjuti.

“Baru sekitar pukul 11.00 WIB dicarikan surat suara tambahan untuk DPD. Itu pun yang dibawa keliru. Bukan surat suara DPD, melainkan DPR,” beber Ali.

Hingga waktu pencoblosan ditutup surat suara tambahan untuk DPD pun tetap tidak ada. Sehingga 29 orang yang belum mendapatkan surat suara DPD tidak bisa menyalurkan suaranya. Oleh karena itu, keluarlah rekomendasi kepada KPU Kabupaten Kediri untuk menjamin hak suara 29 orang tersebut terpenuhi.

Pihak KPU menduga kekurangan surat suara tersebut terjadi pada saat proses setting dan packing. Kemungkinan ada kesalahan penghitungan atau proses yang kurang teliti.

Meskipun begitu, pihak KPU menegaskan bahwa hal ini bukanlah sebagai sebuah kesengajaan. “Murni sebuah ketidaksengajaan. Buktinya surat suara jenis yang lainnya tidak ada masalah,” ujar Sapta Andaruisworo.

Sapta menegaskan bahwa tidak lantas menutup mata dengan kejadian tersebut. Pihaknya pun tetap memberikan ruang dan menjamin hak suara 29 orang pemilih tersebut tetap dapat tersalurkan. Yaitu melewati tahapan pemungutan suara lanjutan tersebut.

Sapta juga mengakui bahwa ketika hendak dicarikan surat suara tambahan, waktu yang ada di lapangan sudah tidak cukup. Alhasil, 29 orang tersebut terpaksa hanya bisa mencoblos empat jenis surat suara saja.

“Kejadian ini tentu akan menjadi bahan evaluasi kami ke depannya. Supaya tidak terulang lagi kejadian serupa,” aku Sapta. Terkait, pelaksanaan PSL sendiri pihaknya mengaku telah mempersiapkan segala kebutuhan dan logistik yang dibutuhkan.

Kenapa PSL di TPS 01 Kaliboto?

1.     29 orang hanya dapatkan empat jenis surat suara

2.     Ada kekurangan surat suara DPD

3.     Pengawas telah ingatkan KPPS, tapi tidak segera ada koordinasi

4.     Rekomendasi Bawaslu meminta untuk diadakan PSL

5.     Bentuk tanggung jawab KPU jamin hak suara

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia