Kamis, 12 Dec 2019
radarkediri
icon featured
Politik

Sesi Pertama Mundur Lima Menit

UNBK SMP Sempat Terkendala Koneksi Server

23 April 2019, 11: 41: 32 WIB | editor : Adi Nugroho

UNBK

SESI PERTAMA: Siswa SMPN 4 Nganjuk mengerjakan soal UNBK dengan mengerjakan mapel bahasa Indonesia. Meski ujian sempat mundur lima menit, siswa tidak menemukan banyak kendala. (Anwar Bahar Basalamah - radarkediri.id)

Share this          

NGANJUK–Sama seperti SMA, kendala server kembali terulang di sesi pertama ujian nasional berbasis komputer (UNBK) SMP, kemarin. Siswa kesulitan login karena koneksi dengan server pusat terganggu. Akibatnya, ujian sempat mundur sekitar lima menit.  

Kasi Kurikulum Pendidikan Dasar (Dikdas) Disdik Kabupaten Nganjuk Hadi Sukamto mengakui kendala server terjadi hampir di semua sekolah. Terutama, ujian sesi pertama mata pelajaran (mapel) bahasa Indonesia. “Laporan yang kami terima di semua sekolah,” kata Hadi kepada Jawa Pos Radar Nganjuk.

Di hari pertama UNBK, Hadi memaklumi kendala tersebut. Pasalnya, server dari pusat digunakan bersamaan. Karenanya, siswa harus menunggu beberapa menit untuk mendapatkan token. “Biasanya memang terjadi di hari pertama,” lanjutnya.

Untungnya, kendala server tidak menganggu pelaksanaan UNBK secara keseluruhan. Hadi mengungkapkan, rata-rata peserta hanya menunggu sekitar 5-10 menit untuk mendapatkan token. “Jadi tidak banyak berpengaruh,” beber pria berkacamata ini.

Memasuki sesi kedua dan ketiga, Hadi memastikan, server normal kembali. Karena itulah, siswa bisa mengerjakan soal sesuai jadwal. Untuk diketahui, karena menyesuaikan ketersediaan sarana dan prasarana (sarpras), UNBK SMP dibagi menjadi tiga sesi.

Untuk diketahui, sesi pertama ujian dimulai sekitar pukul 07.30-09.30. Kemudian, di sesi kedua siswa mengerjakan soal mulai pukul 10.30-12.30. Setelah itu, sesi ketiga ditutup pukul 14.00-16.00.

Sampai kemarin sore, Hadi menegaskan, disdik belum menerima semua laporan dari sekolah. Hanya, dari inpeksi mendadak (sidak) yang dipimpin Bupati Novi Rahman Hidhayat di beberapa sekolah kemarin, pihaknya mencatat ada satu siswa SMPN 4 Nganjuk yang izin karena sakit. “Anaknya dirawat di rumah sakit,” tandasnya.

Karena beralasan sakit, lanjut Hadi, yang bersangkutan bisa mengikuti UNBK SMP susulan pada 29-30 April nanti. Rencananya, ujian susulan digelar di sekolah masing-masing.

Lebih jauh dia mengatakan, UNBK SMP berjalan lancar. Kejadian listrik padam yang selama ini paling dikhawatirkan juga tidak terjadi. Di hari kedua pagi ini, pihaknya mengharapkan pelaksanaan ujian juga tanpa kendala. “Semua sesi mudah-mudahan lancar,” imbuhnya.

Untuk ujian sekolah berstandar nasional (USBN) SD/MI, Hadi menegaskan, ujian juga berjalan lancar. Setelah ujian, sekolah wajib mengirimkan lembar jawaban USBN ke kantor disdik. “Nanti ada proses scan LJUSBN. Lalu kami kirim ke provinsi untuk scoring,” urai Hadi.

Untuk diketahui, Bupati Novi didampingi Kepala Disdik Nganjuk Moch. Yasin kemarin memantau pelaksanaan UNBK SMP/MTs dan USBN SD. Terkait dengan kendala server di sesi pertama, Novi mengatakan, hal tersebut wajar. Yang penting, masalah tersebut tidak menganggu ujian di sesi berikutnya.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia