Minggu, 26 May 2019
radarkediri
icon featured
Politik

Gerindra Gagal Rebut Kursi Ketua Dewan

22 April 2019, 11: 54: 43 WIB | editor : Adi Nugroho

pemilu 2019

Kursi Dewan

KEDIRI KOTA - Pemilu legislatif untuk kursi DPRD Kota Kediri tahun ini banyak diwarnai melesetnya target perolehan kursi oleh para partai politik (parpol). Beberapa partai besar yang selama ini mendominasi berpotensi kehilangan jumlah kursi. Sementara, partai yang diperkirakan mengalami kenaikan jumlah kursi pun mengaku tak bisa mencapai target.

Partai yang mengalami penambahan perolehan kursi tapi tak mencapai target itu adalah Partai Gerindra. Pada pemilu legislatif kali ini partai pengusung capres-cawapres Prabowo-Sandi ini diperkirakan bakal mendapat empat kursi. Bertambah satu dibanding pencapaian pemilu 2014. Saat itu partai ini hanya mendapat tiga kursi DPRD Kota Kediri.

Namun, penambahan satu kursi itu tak sesuai estimasi mereka. Sebab, pada pemilu serentak pertama kali ini, Partai Gerindra mematok perolehan kursi yang sangat banyak. Yaitu enam kursi.

“Belum sesuai (target perolehan suaranya, Red) tapi tetap disyukuri,” ujar Ketua DPC Partai Gerindra Kota Kediri Huda Salim, saat dihubungi kemarin.

Disinggung soal targetnya itu, Huda Salim mengaku partainya punya optimisme tinggi sebelum ini. Mereka sebenarnya berkeinginan mendapatkan suara terbanyak di DPRD Kota Kediri. Sekaligus sebagai upaya untuk merebut kursi ketua dewan. Sayangnya, keinginan itu belum terlaksana.

“Sudah menjadi kehendak-Nya. Mungkin perolehan ini menjadi barokah,” akunya.

Sebelumnya, Huda Salim mengaku optimistis partainya bisa memenangkan pileg. Termasuk bisa merebut ketua DPRD Kota Kediri periode 2019-2014. Namun, dengan perkembangan seperti sekarang ini kemungkinan target akan mereka evaluasi lagi. Sebab, kursi ketua DPRD kemungkinan besar akan diperebutkan oleh peraih kursi terbanyak. Sampai perhitungan sementara saat ini, perolehan kursi PAN dan PDIP berimbang. Kedua partai itu diperkirakan mendapatkan masing-masing lima kursi.

Disinggung apakah salah satu penyebab tak tercapainya target tersebut karena faktor Hartingah, salah seorang caleg Gerindra yang memilih keluar dan bergabung dengan partai lain? Huda Salim menampik hal itu. Menurutnya keluarnya caleg itu sama sekali tak berpengaruh. Sebab tahun ini Hartingah memang mengalami proses pergantian antar waktu (PAW). Dia diganti oleh Katino. Dan Katino untuk sementara ini juga diperkirakan bakal mendapat kursi dari dapil 2 Kota.

Hartingah sendiri sebelumnya menyatakan keluar dari Partai Gerindra dengan alasan ada kepentingan keluarga. Namun, kenyataannya dia masih ikut mencalonkan diri. Namun dengan bendera partai lain yakni Partai Nasdem. Hasilnya, ia pun juga diprediksi menjadi salah satu caleg yang lolos pada pemilu tahun ini.

Selama ini, menurut Huda Salim, Gerindra menerjunkan caleg dari mayoritas kalangan pengusaha dan juga kader internal. Sementara seluruh Anggota DPRD Kota Kediri dari Partai Gerindra juga terjun kembali ke medan pemilihan. Mereka, Katino, Wikowi, dan Sriana, juga berpotensi mendapatkan perolehan suara tertinggi di masing-masing dapil. Satu lagi yang dipastikan lolos dari Partai Gerindra adalah Erita dari dapil 1 Mojoroto.

Untuk diketahui berdasarkan perhitungan sementara internal sejumlah parpol, yang mengalami peningkatan selain Gerindra adalah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Sebelumnya, partai moncong putih ini juga optimistis meraup kursi tambahan. Berbeda dengan 2014 silam ketika mereka harus mengakui keunggulan PAN sebagai partai peroleh kursi terbanyak.  Bila pada pemilu 2014 PDIP hanya mendapat empat kursi, kini kemungkinan besar bertambah 1 menjadi 5 kursi.

Sementara itu, dua partai besar lainnya berpotensi mengalami penurunan perolehan kursi. Partai itu adalah PAN dan PKB. Pada pemilu sebelumnya PAN bisa mendominasi di DPRD Kota Kediri dengan enam kursi. Namun, berdasarkan hitung internal masing-masing parpol itu, perolehan mereka kali ini hanya akan berjumlah 5 kursi.

Demikian pula dengan PKB. Partai berbasis massa NU itu juga mengalami penurunan perolehan sebanyak satu kursi. Bila sebelumnya partai ini mendapatkan empat kursi, dalam penghitungan suara sementara ini hanya tiga calegnya yang dipastikan meraih kursi untuk periode berikutnya.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia