Minggu, 26 May 2019
radarkediri
icon featured
Ekonomi

Ramai-ramai Ambil Air Hangat di Sawah

Nekat Minum, Percaya Bisa Sembuhkan Penyakit

22 April 2019, 11: 39: 46 WIB | editor : Adi Nugroho

Sumur

SUMBER DADAKAN: Warga membasuh muka di sumur sawah Desa Patihan, Loceret yang airnya berubah menjadi hangat sejak Jumat (19/4) lalu. (Rekian - radarkediri.id)

NGANJUK-Munculnya air hangat di bekas sumur sawah  Desa Patihan, Loceret pada Jumat (19/4) lalu, membuat heboh warga. Sumur yang terletak di belakang pos polisi itu langsung ramai dikunjungi. Sebagian nekat meminumnya karena dipercaya bisa menyembuhkan penyakit.

Salah satu warga yang percaya air itu berkhasiat adalah Sumiran, 60. Pria asal Desa Patranrejo, Berbek itu sengaja datang ke Desa Patihan untuk mengambil air hangat itu. Dia membawa dua botol berkapasitas 1.500 mililiter. “Saya gunakan untuk obat. Sakit sembarang bisa langsung diminum,” ujar pria tua itu.

Meski sudah tahu ada larangan untuk meminum air, pria yang rambutnya sudah memutih itu mengaku tidak peduli. “Tidak ada salahnya dicoba,” lanjut Sumiran sembari mengaku akan menggunakan air itu untuk menyebuhkan penyakit pegal-pegal yang dideritanya.

Berbeda dengan Sumiran, Siti Fatonah, 59, asal Desa Sendangbumen, Berbek memilih tidak mengonsumsi air tersebut. Siti yang datang ke sumur tanah itu bersama sang anak, mengaku akan mengoleskan air di bagian tubuh yang sakit. “Kalau gatal-gatal airnya bisa dioleskan,” terang Siti.

Pantauan koran ini, hingga sekitar pukul 13.00 kemarin, sumur air di belakang pos polisi Desa Patihan, Loceret itu semakin ramai dikunjungi. Tidak hanya membawa botol, ada  pula warga yang membawa pulang air menggunakan plastik.

Melihat banyaknya pengunjung yang datang, warga setempat berinisiatif memasang kotak amal. Jamian, 52, mengungkapkan, uang di kotak amal itu akan dibagikan untuk warga yang mengelola sumur air tersebut.

Jamian menuturkan, sumur itu ada di sawah milik almarhum Suhada. Saat ini, sawah tersebut digarap oleh penduduk yang rumahnya jauh dari lokasi sawah. “Jadi sumur ini dikelola warga,” bebernya.

Untuk diketahui, sumur sawah di lahan tersebut muncul Jumat (19/4) lalu. Air yang seharusnya baru bisa keluar setelah dipompa itu, mendadak keluar dengan sendirinya. Bukannya dingin. Air yang keluar dari sumur itu awalnya panas. Kemudian, air menjadi hangat.

Sebelum air yang disebut misterius itu muncul, menurut Jamian sebelumnya ada pria tua yang mengambil air wudhu di sana. Karena khawatir air di sawah itu kotor, ada warga yang menegur dan meminta pria tua itu mengambil air wudhu di sumur warga.

Rupanya, sepeninggalan pria tua yang tidak diketahui identitasnya itu, sumur sawah itu langsung mengeluarkan air. Cerita itu beredar dari mulut ke mulut hingga warga berduyun-duyun mengambil air di sana.

Cerita mistis itu membuat warga percaya jika air bertuah. “Air sempat tidak mengalir Sabtu pagi, tapi Sabtu malam pukul 21.00 mengalir lagi,” imbuh Jamian.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia