Minggu, 26 May 2019
radarkediri
icon featured
Politik

Rekap PPK Lebih Lama dari Simulasi

22 April 2019, 11: 30: 18 WIB | editor : Adi Nugroho

PPK

TELITI: Petugas PPK Prambon merekap perolehan suara tiap TPS dari belasan desa di sana. (Rekian - radarkediri.id)

Sementara itu, rekapitulasi suara pemilu di panitia pemilihan kecamatan (PPK) molor. Waktu yang dibutuhkan untuk merekap suara dari tempat pemungutan suara (TPS) itu jauh lebih lama dari simulasi penghitungan yang dipraktikkan sebelumnya.

Dalam simulasi, rekapitulasi satu TPS maksimal membutuhkan waktu sekitar 50 menit. Dengan demikian, satu desa yang memiliki 13 TPS idealnya selesai sekitar 10 jam. Praktiknya, rekapitulasi tiap desa memakan waktu hingga 15 jam.

Hal itu seperti yang terjadi di PPK Prambon. Rekapitulasi yang dimulai sejak pukul 09.00, baru selesai hingga pukul 00.30. Padahal, di PPK Prambon sudah ada tiga kelompok yang merekap suara dari masing-masing panitia pemungutan suara (PPS) di sana.

Lamanya waktu rekapitulasi suara, tak lepas dari banyaknya suara yang harus direkap satu per satu. Mulai suara calon anggota legislatif (caleg) DPR RI, DPRD I, DPRD II hingga calon anggota DPD.

Pantauan koran ini, waktu rekapitulasi suara berlangsung lama karena faktor kehati-hatian. Begitu ditemukan kekeliruan, mereka harus melakukan revisi. Hal ini pula yang memakan waktu lama. “Lihat saja banyak dicoret-coret,” ucap salah satu saksi yang standby di lokasi. 

Ketua Panwascam Prambon Ahmad Alfian Nur mengungkapkan, lamanya rekapitulasi itu karena semua memilih berhati-hati. Baik panwascam maupun panitia pemilihan kecamatan (PPK). Karena itu, simulasi yang awalnya diprediksi dilaksanakan 50 menit, bisa molor.

Alfian juga menganggap minimnya sumber daya menjadi kendala. “Petugas IT dituntut tidak boleh keliru saat input data,” tutur Alfian. Sayangnya, panwascam tidak punya anggota cadangan khusus bagian IT.

Hal senada juga diamini Anggota PPK Prambon Faisal Feri. Dia mengaku tidak ingin tergesa-gesa tetapi menyebabkan hasilnya fatal. Dia mengaku tidak mempermasalahkan waktu rekapitulasi yang berjalan lama. “Asal tidak ada yang keliru. Waktu rekap juga masih lama,” tandasnya sembari menyebut jadwal rekap di PPK berakhir Sabtu (4/5).

Terpisah, Kapolres Nganjuk AKBP Dewa Nanta Wiranta mengungkapkan, dirinya melakukan patroli keliling selama penghitungan di PPK. Yang berbeda, patroli kali ini mengajak anggota yang memakai pakaian adat.

Selanjutnya, mereka membuka karaoke mini di tiap lokasi rekapitulasi. “Tujuannya, hanya ingin menghibur mereka yang saat ini sedang bekerja melaksanakan rekapitulasi,” terangnya.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia