Minggu, 26 May 2019
radarkediri
icon featured
Politik

Liburan, Perempatan Mengkreng Padat

Polres Tegaskan Tidak Perlu Pengalihan Arus

22 April 2019, 11: 04: 50 WIB | editor : Adi Nugroho

Macet

MENGULAR : Sejumlah kendaraan yang melintas di Perempatan Mengkreng, Kertosono mulai padat sejak Kamis lalu (18/4). Arus lalu lintas normal lagi mulai hari ini. (Rekian - radarkediri.id)

NGANJUK- Liburan hari Paskah berdampak pada arus lalu lintas di perempatan Mengkreng. Jumat lalu (19/4), jumlah kendaraan dari arah barat ke timur mengalami kepadatan. Penumpukan kendaraan itu terjadi mulai siang hari sekitar pukul 14.00 hingga malam hari. Kepadatan kendaraan itu diprediksi akan terus terjadi sampai hari ini.

Kendaraan yang melaju dari arah barat ke timur itu panjangnya sekitar 1 kilometer (km). Melaju dengan kecepatan sekitar 20 km/jam, kedaraan itu semakin menumpuk menjelang sore hari hari. Sugiono, 55, salah satu pedagang di Mengkreng, mengatakan, keramaian di perempatan tersebut terjadi sejak tiga hari lalu. “Hari Kamis kemarin (18/4), macet dari sore sampai malam hari,” katanya.

Menurutnya, penyebab kemacetan dikarenakan banyaknya kendaraan besar yang melintas seperti bus dan truk gandeng. Berjalan pelan, saat berada di perlintasan harus mengantre untuk lewat. Apalagi saat ada kereta api yang melintas, semua kendaraan harus berhenti sehingga membuat kondisi menjadi macet. 

Kemarin pagi kondisi jalan sudah lengang. Hanya berlangsung sebentar, kondisi jalan kembali padat setelah siang hari. “Ini kendaraannya sudah menumpuk lagi,” ucapnya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Nganjuk AKP AM Ridho Ariefianto melalui Kanit Dikyasa Ipda Herry Buntoro mengatakan, anggotanya sudah siap untuk mengurai terjadinya kemacetan. “Sejauh ini suasana jalan masih kondusif,” katanya.

Herry mengungkapkan, libur nasional kali ini bertepatan dengan akhir pekan. “Ini termasuk libur panjang,” kata Herry. Hal itu yang membuat jumlah kendaraan mengalami lonjakan di jalan nasional. Dia melanjutkan, kendaraan mulai mengular setelah pukul 16.00 hingga malam hari.

Meski jumlah kendaraan padat, kata Herry, belum diperlukan adanya pengalihan arus. “Belum perlu, kendaraannya masih bisa bergerak,” ujar perwira pemilik dua balok di pundak ini.

Dia menambahkan kepadatan di perempatan Mengkreng tidak sampai menimbulkan kemacetan total. Oleh sebab itu, penguraian kemacetan sudah diserahkan kepada penjaga Pos Mengkreng.

Pantauan koran ini, kendaraan mengular dari pos Mengkreng hingga melewati Jembatan Kertosono. Selain kendaraan roda dua, ada banyak truk dan bus yang memadati jalan. Hingga siang kemarin, kendaraan yang paling banyak dari arah barat ke timur.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia